KPK Mulai Selidiki Kasus Suap di MK

SUARAPUBLIC.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menaikkan status kasus dugaan korupsi di Mahkamah Konstitusi (MK) ke tahap penyelidikan. Tim penyelidik KPK kini mulai bergerak mengumpulkan alat bukti untuk menjerat tersangka.

Wakil Ketua KPK Haryono Umar mengatakan, naiknya status perkara MK ini karena Direktorat Pengaduan Masyarakat (Dumas) berhasil mengumpulkan informasi seputar dugaan korupsi di MK. "KPK bekerja berdasarkan bukti, kalau memang kajian Dumas sudah cukup informasi awal ya dinaikkan ke penyelidikan," paparnya, Sabtu (18/12/2010).

KPK sendiri menerima beberapa laporan terpisah mengenai dugaan korupsi di MK. Pertama pihak MK yakni Ketua MK Mahfud Md dan hakim Akil Mochtar melaporkan Bupati Simalungun JR Saragih dan kuasa hukumnya Refly Harun dengan sangkaan upaya percobaan suap.

Selang beberapa hari kemudian, tim investigasi MK yang dipimpin Refly Harun balik melapor ke KPK. Hasil tim investigasi sendiri menyebut ada dugaan penyuapan dan pemerasan yang dilakukan oknum MK.

Tapi Haryono enggan menjelaskan laporan mana yang naik ke tahap penyelidikan. "Kita melihatnya ada kemungkinan dugaan korupsi. Semua laporan kita gunakan, kita hanya akan membuktikan tindak pidana korupsi bisa kita lihat secara umum nanti akan kelihatan bila bukti terkumpul," tandasnya.(*)


Share this article :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. SUARAPUBLIC - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger