PURUK CAHU - Meski sudah cukup lama berstatus kabupaten, namun beberapa fasilitas penunjang peningkatan perekonomian daerah masih belum lengkap tersedia di Murung Raya, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
Salah satunya stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), hingga sekarang belum juga mampu berdiri didaerah hasil pemekaran Kabupaten Barito Utara (Barut) itu.
Kondisi ini sangat menyulitkan masyarakat setempat. Untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar sehari-hari, terpaksa beberapa pengumpul membeli dengan beberapa SPBU Muara Teweh, Barut, dan juga langsung dari Depo Pertamina di Banjarmasin.
Sedangkan bagi pemilik APMS mendapatk jatah dari Pertamina namun tentutunya volume kuota terbatas, padalah jumlah penduduk, terutama mereka yang berusaha didaerah setempat sudah hampir sama jumlahnya dengan penduduk Barut. Akibatnya harga sangat mudah dipermainkan karena pasokan selalu kurang, dibanding kebutuhan.
Seperti yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir, harga bahan bakar minyak, terutama jenis premium di Puruk Cahu sudah mencapai antara Rp 8.500 hingga Rp 9.000 per liter. Dalam kondisi normal, harga dipatok 7.000 perliter, yang tentu masih jauh lebih mahal dibanding di SPBU cuma Rp4900 perliter.
Namun kali ini, kenaikan harga BBM di daerah kaya sumber alam, emas, kayu dan batu bara itu lebih parah dari sebelum-sebelumnya. Karena melabungnya harga dibarengi dengan menipisnya persediaan BBM didaerah setempat.
Uzi, seorang warga setempat, mengakui masyarakat sangat menjerit dengan kondisi itu. Beberapa di antaranya tak bisa melakukan aktivitas sehari-hari karena sarana untuk bekerja, seperti taksi jurusan pedesaan tak memiliki bahan bakar.
Fauzi berasumsi, kenaikan harga bbm premium kali ini sangat tak wajar karena jauh diatas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan Pemkab setempat. Diharapkan Pemkab turun tangan untuk melakukan penertiban harga bbm didaerah setempat.
Seperti diketahui, HET bbm jenis premium (besin) diwilayah Pemkab Murung Raya (Mura) per 1 Juli 2010, ditetapkan sebesar Rp 5.500 perliter. "Sudah saatnya instansi terkait Pemkab Muara melakukan penertiban agar lonjakan harga ini tak berlarut-larut terjadi," ucap Uzie.
Terpisah, seorang pengecer di Puruk Cahu mengatakan naiknya harga bensin karena pasokan bensin dari APMS yang ada di kabupaten paling pedalaman Sungai Barito ini kurang lancar.
Bensin yang di jual sekarang ini dibelinya dari kendaraan dan mobil yang setiap hari membeli bensin di APMS atau SPBU untuk dijual kembali ke masyarakat (pelansir) dengan harga tinggi berkisar Rp 8 ribu sampai Rp 8.500/liter.
"Kami terpaksa menjual harga bensin diatas harga beli, itupun untung yang diambil hanya sedikit, karena hanya untuk menjalankan usaha," kata pedagang eceran namun enggan disebutkan namnya.
Sebelumnya Wakil Bupati Murung Raya, Nuryakin mengakui kebutuhan BBM di daerah ini masih kurang sehingga pasokan bensin dan solar juga didatangkan dari pedagang kabupaten terdekat.
Pasokan BBM untuk tiga APMS di kabupaten paling utara Kalteng ini setiap bulannya mendapat jatah bensin sebanyak 340 kilo liter dan solar 215 kilo liter, sesuai aturan APMS wajib menjual sekitar 20 persen untuk pedagang eceran sedangkan 80 persen bagi kendaraan bermotor.
Nuryakin menegaskan, Pemkab Mura akan bertidak tegas bila sampai ada masyarakat penjual bbm eceran yang mematok harga melebihi HET. "Kami harapkan jangan sampai menjual diatas HET," pungkas Nuryakin.
Poros Barito
Technology
KRIMINALITAS
ANTI KORUPTOR
Sports
POROS KALTENG
Home
»
baritotoday
»
breakingnews
»
headlinenews
»
purukcahu
» Di Puruk Cahu Harga Bensin Rp 9.000 per Liter
SUARA PUBLIC's Admin
We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular
-
Makasar - Social Service Centre (SSC) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Makassar, Selasa (17/8/2010) besok, rencananya akan ...
-
SUARAPUBLIC.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi disarankan mengambil alih penyidikan kasus korupsi penggunaan dana hasil penjualan saham PT ...
-
Bandung - Kebijakan baru soal penerbangan tanah air mulai tegas diberlakukan Dirjen Perhubungan Udara. Maskapai penerbangan yang dengan sen...
-
JUJUR , waktu memulai tulisan ini, hati saya masih diliputi keraguan. Dimana di antara tetap melanjutkan tulisan dari gagasan yang kian ha...
-
Wawan H Purwanto (VIVAnews) Jakarta - Menjelang peringatan HUT RI ke-65, Selasa (17/8/2010) besok, Istana Kepresidenan dalam incara kelomp...
Top News
-
SAMPIT - Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, kemaren, atas nama Presiden Republik Indonesia Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), ...
-
Lingkungan kotor akibat sampah di Jakarta Utara Tarakan - Perlu ada pengendalian transportasi untuk meminimalisir pengaruh lingkungan te...
-
Oleh : Ahmad Fajar Qomarudin اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ أَعْلَمُ ...
-
Palembang – Misteri kematian wartawan Sriwijaya Post (Sripo) Arsep Pajario (40) terungkap. Nyawanya dihabisi ternyata dengan cara lehernya ...
-
PNS Kalteng (web) Suarapublic.co.cc, Palangkaraya - Pemprov Kalimantan Tengah kembali melakukan rekrutmen calon pegawai negeri sipil bagi m...
Pilihan
-
MUARA TEWEH – Sejak tahun 2010, Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Barut) telah mengusulkan ke Pemerintah Pusat agar Panglima Batur menjadi ...
-
JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad mengisyaratkan menerapkan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terhadap ter...
-
SUARAPUBLIC.COM – Bukan main! Terdakwa Bahasyim Assifie pernah membuka 17 rekening sejak tahun 2004 hingga 2010 untuk menyimpan harta kekay...
-
Mas Achmad Santosa Terdakwa mafia pajak Gayus HP Tambunan diduga sering mendapatkan perlakuan khusus di Rutan Mako Brimob. Karena ...
-
SUARAPUBLIC.COM - Bupati Nunukan Abdul Hafid Ahmad dilaporkan ke komisi pemberantasan korupsi (KPK) oleh seorang warga, Abdul Wahab Kiak. K...







Tidak ada komentar: