SUARAPUBLIC.COM – Bukan main! Terdakwa Bahasyim Assifie pernah membuka 17 rekening sejak tahun 2004 hingga 2010 untuk menyimpan harta kekayaannya. Selain atas nama dirinya, Bahasyim juga membuka rekening atas nama Sri Purwanti, istrinya, dan dua putrinya, yakni Winda Arum Hapsari dan Riandini.
Suyanto, akuntan yang dihadirkan pihak Bahasyim, menjelaskan, dari 17 rekening, sebanyak 6 rekening atas nama Bahasyim telah ditutup antara tahun 2004 dan 2008. Di salah satu rekening atas nama Bahasyim masih tersimpan Rp244 ,8 juta per 1 Maret 2010. "Sebelas rekening lain ada saldonya," kata Suyanto saat bersaksi dalam sidang Bahasyim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (14/12/2010).
Berdasarkan laporan akuntansi yang dipaparkan Suyanto, Bahasyim menyebar harta ke rekening milik istri dan dua putrinya. Sri Purwanti memiliki empat rekening di BNI, yakni rekening dengan saldo Rp 41,7 miliar per 8 April 2010, Rp6,5 juta per 31 Maret 2010, Rp 2,2 juta per 28 Februari 2010, dan 681.147,37 dollar AS per 28 Februari 2010.
Sementara itu, Winda memiliki empat rekening di BNI, yakni rekening dengan saldo Rp17,7 miliar per 8 April 2010, saldo Rp64,6 miliar per 5 April 2010, saldo Rp5,6 juta per 31 Maret 2010, dan saldo Rp5,1 juta per 28 Februari 2010. Adapun Riandini memiliki dua rekening di BNI, yakni rekening dengan saldo Rp1,1 miliar per 9 April 2010 dan Rp217 juta per 31 Maret 2010.
Suyanto mengatakan, saat melakukan audit, ia pernah menanyakan asal usul uang sebanyak itu ke Bahasyim. "Dia bilang ada usaha-usaha dari tahun 1972. Ada usaha jual beli mobil, fotografi, jual bahan bangunan, sampai investasi di China dan terakhir investasi di BNI," katanya.
Ketika ditanya, kenapa Bahasyim tidak menyimpan uang di rekening atas namanya, Suyanto menjawab, "Itu kebijaksanaan keluarga". Suyanto mengaku tidak tahu mengapa Bahasyim mengosongkan enam rekeningnya dan memindahkan ke rekening keluarganya.(*)
Poros Barito
Technology
KRIMINALITAS
ANTI KORUPTOR
Sports
POROS KALTENG
Home
»
breakingnews
»
HukumKorupsi
»
korupsi
»
Koruptor
»
pilihanredaksi
» Saldo Anak Koruptor Pajak Rp 88 Miliar
SUARA PUBLIC's Admin
We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular
-
MUARA TEWEH, Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) set...
-
MUARA TEWEH, Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) set...
-
Pollycarpus Budihari Priyanto. (dok:TEMPO) Bandung - Terpidana 20 tahun penjara dalam kasus pembunuhan aktivis HAM Munir, Pollycarpus Budih...
-
Dinas Teknis Diharapkan Bertindak Tegas Dok : SUARAPUBLIC Ini salah satu contoh kerusakan hutan setelah lahan diberikan IUP kepada perusah...
-
MUARA TEWEH - Pemerintah Kabupaten Barito Utara, mendorong hutan lindung Gunung Lumut di wilayah Kecamatan Gunung Purei ditetapkan menjadi t...
Top News
-
SAMPIT - Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, kemaren, atas nama Presiden Republik Indonesia Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), ...
-
Lingkungan kotor akibat sampah di Jakarta Utara Tarakan - Perlu ada pengendalian transportasi untuk meminimalisir pengaruh lingkungan te...
-
Oleh : Ahmad Fajar Qomarudin اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ أَعْلَمُ ...
-
Palembang – Misteri kematian wartawan Sriwijaya Post (Sripo) Arsep Pajario (40) terungkap. Nyawanya dihabisi ternyata dengan cara lehernya ...
-
PNS Kalteng (web) Suarapublic.co.cc, Palangkaraya - Pemprov Kalimantan Tengah kembali melakukan rekrutmen calon pegawai negeri sipil bagi m...
Pilihan
-
MUARA TEWEH, Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) set...
-
MUARA TEWEH, Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) set...
-
Gayus HP Tambunan benar-benar sudah menjadi buah bibir rakyar tanah air ini. Pasca beredar poto mirip dirinya sedang menonton turnamen Teni...
-
JAKARTA - Seiring dilibatkanya penyidik KPK dalam pemantauan sekaligus pengecekan anggaran desa, sebaiknya aparatur desa lebih berhati-hati...
-
Dinas Teknis Diharapkan Bertindak Tegas Dok : SUARAPUBLIC Ini salah satu contoh kerusakan hutan setelah lahan diberikan IUP kepada perusah...







Tidak ada komentar: