SUARAPUBLIC.COM - Pemerintah pusat dinilai tidak serius melakukan rehabilitasi lahan gambut di Provinsi Kalimantan Tengah. Padahal, untuk melakukan perbaikan kerusakan lahan seluas 1,3 juta hektare ini pemerintah sudah mempunyai panduan.
Panduan itu adalah Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2007 tentang Percepatan Rehabilitasi dan Revitalisasi Lahan Gambut di Kalteng. Seperti yang diamanatkan dalam Inpres yang ditandatangani Presiden SBY pada 16 Maret 2007 lalu, rehabilitasi harus tuntas pada akhir 2011.
"Saya menilai komitmen pemerintah pusat untuk melakukan rehabilitasi lahan gambut tidak bisa diharapkan. Saya pesimistis rehabilitasi eks proyek lahan gambut (PLG) sejuta hektare ini akan tuntas pada 2011. Karena hanya tinggal satu tahun lagi sementara tidak jelas apa aksi yang dilakukan pemerintah," terang Gubernur Kalteng Teras Narang, Minggu (19/12/2010).
Ketidakseriusan ini dikarenakan hingga saat ini masing-masing kementerian yang ditugaskan untuk menjadi bagian dalam melakukan rehabilitasi bekerja tidak seperti yang diharapkan. "Ini terutama menyangkut program dan alokasi dana yang mereka anggarkan untuk melakukan rehabilitasi," kata Teras.
Akibatnya, sejumlah program yang telah dcanangkan tidak bisa terealisasi dengan baik dan perbaikan lahan gambut terkesan sangat lamban di lapangan. Dicontohkan gubernur, karena dana pemerintah tidak kunjung turun, maka untuk membuat rencana induk (masterplan) Kalteng mendapatkan bantuan dari negara Kerajaan Belanda senilai 1,8 juta euro dan saat ini sudah tuntas.(*)
Poros Barito
Technology
KRIMINALITAS
ANTI KORUPTOR
Sports
POROS KALTENG
Home
»
breakingnews
»
dailynews
»
headlinenews
»
kalteng
»
pilihanredaksi
»
poroskalteng
»
sorottajuk
» Pusat Tidak Serius Rehabilitasi Lahan Gambut
SUARA PUBLIC's Admin
We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular
-
SUARAPUBLIC.COM - Sejumlah elemen di Maluku Utara meminta kejakasaan tinggi setempat segera memeriksa kembali pegawai Kantor Pos Cabang Ter...
-
SUARAPUBLIC.COM - Sejumlah elemen di Maluku Utara meminta kejakasaan tinggi setempat segera memeriksa kembali pegawai Kantor Pos Cabang Ter...
-
SUARAPUBLIC.COM - Kasus penembakan mati warga atas nama Miron Wetipo, ketika mencoba melawan aparat kepolisian saat penyisiran di Abepura, ...
-
SUARAPUBLIC.COM - Pemkot Pontianak memerlukan 20 tenaga dokter spesialis untuk mengisi Rumah Sakit Kota di Jalan Yos Sudarso yang akan dib...
-
SUARAPUBLIC.COM - DPR menyesalkan rencana pemerintah membidik pengusaha sektor usaha kecil menengah (UKM) sebagai objek pajak.Sebab, masih ...
Top News
-
SAMPIT - Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, kemaren, atas nama Presiden Republik Indonesia Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), ...
-
Lingkungan kotor akibat sampah di Jakarta Utara Tarakan - Perlu ada pengendalian transportasi untuk meminimalisir pengaruh lingkungan te...
-
Oleh : Ahmad Fajar Qomarudin اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ أَعْلَمُ ...
-
Palembang – Misteri kematian wartawan Sriwijaya Post (Sripo) Arsep Pajario (40) terungkap. Nyawanya dihabisi ternyata dengan cara lehernya ...
-
PNS Kalteng (web) Suarapublic.co.cc, Palangkaraya - Pemprov Kalimantan Tengah kembali melakukan rekrutmen calon pegawai negeri sipil bagi m...
Pilihan
-
MUARA TEWEH – Sejak tahun 2010, Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Barut) telah mengusulkan ke Pemerintah Pusat agar Panglima Batur menjadi ...
-
SUARAPUBLIC.COM - Sejumlah elemen di Maluku Utara meminta kejakasaan tinggi setempat segera memeriksa kembali pegawai Kantor Pos Cabang Ter...
-
MUARA TEWEH - Pemerintah Kabupaten Barito Utara, mendorong hutan lindung Gunung Lumut di wilayah Kecamatan Gunung Purei ditetapkan menjadi t...
-
Muara Teweh (Antara Kalteng) - Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah H Tajeri melapor ke Polres atas penagihan pajak bumi d...
-
JAKARTA - Perusahaan asal Tiongkok yang mengkhususkan diri pada pengembangan peralatan nirkabel, Rapoo, meluncurkan produk-produknya deng...







Tidak ada komentar: