JAKARTA – Bila hendak melihat gambaran peta politik di Pemilu 2014, cukup lihat hasil Pilkada 2011, 2012, dan 2013. Disini juga bisa untuk membaca kekutan politik lawan, guna mengatur strategi menghadapi Pemilu 2014.
Hal itu diungkapkan peneliti politik The Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Nico Harjanto di Jakarta kemarin.
“Pilkada 2010 telah didominasi PDIP dan Partai Golkar. Politik lokal semakin memerah dan menguning. Partai Demokrat maupun partai menengah seperti PPP, PKS,PAN, PKB, Gerindra maupun Hanura tak mau ketinggalan untuk menguasai kekuatan politik di daerah lewat pilkada,” katanya
Menurutnya, politik kekuatan uang dan pencitraan tak lagi cukup untuk menguasai kancah politik lokal. Karenanya, praktik politik transaksional akan kian kencang terjadi, bahkan sangat mungkin muncul politik intimidasi dan politik hukum.
"Kencangnya pertarungan politik pada pilkada ini terjadi karena akses pada kekuasaan lokal akan mempermudah konsolidasi parpol secara nasional," sebutnya.
Mesin politik parpol menjelang Pemilu 2014 pun akan lebih mudah dan efektif untuk digerakkan dengan memanfaatkan kekuasaan lokal.
“Jadi pilkada mulai 2011, ini akan menjadi pertarungan sengit hingga tingkat nasional,”tegas Nico.
Sementara itu, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) akan memasukkan klausul larangan bagi tersangka perkara tindak pidana korupsi untuk mengikuti pilkada dalam draf Rancangan Undang- Undang (RUU) Pilkada.
Ketua Komite I DPD Dani Anwar menyatakan, syarat ini dimunculkan menyikapi banyaknya kepala daerah yang terjerat kasus korupsi, namun tetap dilantik. “Jangan terjadi lagi seseorang terpilih menjadi kepala daerah padahal sedang terjerat perkara korupsi. Apalagi sampai bisa melantik pejabat di bawahnya di dalam penjara,” kata Dani di Gedung DPD/DPR,Jakarta, kemarin.
Seperti diketahui, Komite I DPD sedang menyusun draf RUU Pilkada yang akan diserahkan ke DPR untuk menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan RUU tersebut dengan pemerintah.
Menurut Dani, konsep RUU Pilkada versi DPD akan memperkecil peluang orang yang terlibat korupsi menjadi calon kepala daerah. Menurutnya, banyaknya kepala daerah yang terlibat korupsi adalah kesalahan parpol yang kurang selektif saat melakukan rekrutmen pencalonan.
Wakil Ketua DPD Laode Ida menambahkan, kepala daerah yang laporan keuangan daerahnya disclaimer tidak layak dicalonkan lagi pada pilkada berikutnya. “Disclaimer atau tidak dapat dinilai merupakan sebuah indikasi pelanggaran hukum karena tidak taat asas dalam pengelolaan keuangan negara,”tegasnya.
Wacana larangan bagi tersangka maupun terdakwa korupsi maju dalam pilkada kembali mencuat menyusul dilantiknya Jefferson Soleiman Rumajar sebagai Wali Kota Tomohon 2010-2015 dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Tomohon yang digelar di Gedung Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, 7 Januari 2010.
Publik tambah terperangah setelah Jefferson yang diusung Partai Golkar kemudian melantik 28 pejabat eselon III Pemkot Tomohon di dalam ruang tahanan Rutan Cipinang, Jakarta.
Poros Barito
Technology
KRIMINALITAS
ANTI KORUPTOR
Sports
POROS KALTENG
SUARA PUBLIC's Admin
We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular
-
Jakarta - Kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) membuka mata pemerintah. Dipastikan pemerintah kedepan tidak akan lagi membantu klub sepakb...
-
SAMPIT - Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, kemaren, atas nama Presiden Republik Indonesia Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), ...
-
BANJARMASIN --Perusahaan tambang batu bara CV Hikmah Jaya Abadi melayangkan somasi kepada Bupati Barito Utara, Kalimantan Tengah Akhmad Yuli...
-
Tongkang pengangkut batu bara milik perusahan beroperasi diwilayah Kabupaten Murung Raya (Mura), Kalteng, setelah melintas jembatan KH ...
-
SUARAPUBLIC.COM – Belum lama ini, Kementerian Lingkungan Hidup melakukan inspeksi mendadak di beberapa lokasi di Provinsi Kalimantan Selata...
Top News
-
SAMPIT - Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, kemaren, atas nama Presiden Republik Indonesia Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), ...
-
Lingkungan kotor akibat sampah di Jakarta Utara Tarakan - Perlu ada pengendalian transportasi untuk meminimalisir pengaruh lingkungan te...
-
Oleh : Ahmad Fajar Qomarudin اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ أَعْلَمُ ...
-
Palembang – Misteri kematian wartawan Sriwijaya Post (Sripo) Arsep Pajario (40) terungkap. Nyawanya dihabisi ternyata dengan cara lehernya ...
-
PNS Kalteng (web) Suarapublic.co.cc, Palangkaraya - Pemprov Kalimantan Tengah kembali melakukan rekrutmen calon pegawai negeri sipil bagi m...
Pilihan
-
BANJARMASIN --Perusahaan tambang batu bara CV Hikmah Jaya Abadi melayangkan somasi kepada Bupati Barito Utara, Kalimantan Tengah Akhmad Yuli...
-
Jakarta - Kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) membuka mata pemerintah. Dipastikan pemerintah kedepan tidak akan lagi membantu klub sepakb...
-
SAMPIT - Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, kemaren, atas nama Presiden Republik Indonesia Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), ...
-
Tongkang pengangkut batu bara milik perusahan beroperasi diwilayah Kabupaten Murung Raya (Mura), Kalteng, setelah melintas jembatan KH ...
-
SUARAPUBLIC.COM – Belum lama ini, Kementerian Lingkungan Hidup melakukan inspeksi mendadak di beberapa lokasi di Provinsi Kalimantan Selata...
Tidak ada komentar: