SUARAPUBLIC.COM - Pengadilan Negeri Makassar menggelar sidang tuntutan terhadap Johanis Amping Situru, bekas Bupati Tana Toraja, siang ini. Amping terseret kasus korupsi APBD Tana Toraja pada 2003-2004.
Amping mengenakan kemeja biru bergaris. Ia tampak tenang di kursi pesakitan. Kakinya yang sesekali bergoyang. "Saya siap menjalani sidang," ujar Amping kepada Tardi, ketua majelis hakim.
Empat kuasa hukumnya juga serentak mengangguk di hadapan hakim. Mereka diantaranya Jamaluddin Rustam dan Faisal Silenang. Sedangkan jaksa penuntut telah menyiapkan berkas tuntutan. "Saya akan bacakan," ucap Mansyur, jaksa penuntut umum.
Kursi pengunjung dipenuhi kerabat dan bekas anak buah Amping. Ada pula Adhelik Sosang, Wakil Bupati Toraja. Adhelik adalah istri Amping. Amping terseret kasus korupsi karena diduga menyelewengkan dana tak tersangka, kemasyarakatan, dan bantuan penghubung pemerintah pusat dan daerah. Dana itu mengalir ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Toraja. Akibat perbuatannya, negara diduga dirugikan Rp 1,6 miliar.
Faisal mengatakan akan mengajukan pembelaan setelah pembacaan tuntutan.
Ia bekukuh kliennya tidak bersalah. "Fakta persidangan sudah jelas mengungkapkan klien kami tak bersalah," sebutnya sebelum sidang.
Jamaluddin menambahkan, kliennya sudah menggunakan dana sesuai dengan peruntukannya. Ia menganggap dana mengalir ke Dewan sudah tepat. "Karena digunakan untuk masyarakat," tandas Jamaluddin.(*)
Poros Barito
Technology
KRIMINALITAS
ANTI KORUPTOR
Sports
POROS KALTENG
SUARA PUBLIC's Admin
We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular
-
SUARAPUBLIC.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi disarankan mengambil alih penyidikan kasus korupsi penggunaan dana hasil penjualan saham PT ...
-
Bandung - Kebijakan baru soal penerbangan tanah air mulai tegas diberlakukan Dirjen Perhubungan Udara. Maskapai penerbangan yang dengan sen...
-
SUARAPUBLIC.COM - Banjir di wilayah Kabupaten Bandung terus meluas akibat hujan deras yang turun sejak sore hari kemarin. Hujan tersebut me...
-
MUARA TEWEH – Sejak tahun 2010, Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Barut) telah mengusulkan ke Pemerintah Pusat agar Panglima Batur menjadi ...
-
JUJUR , waktu memulai tulisan ini, hati saya masih diliputi keraguan. Dimana di antara tetap melanjutkan tulisan dari gagasan yang kian ha...
Top News
-
SAMPIT - Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, kemaren, atas nama Presiden Republik Indonesia Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), ...
-
Lingkungan kotor akibat sampah di Jakarta Utara Tarakan - Perlu ada pengendalian transportasi untuk meminimalisir pengaruh lingkungan te...
-
Oleh : Ahmad Fajar Qomarudin اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ أَعْلَمُ ...
-
Palembang – Misteri kematian wartawan Sriwijaya Post (Sripo) Arsep Pajario (40) terungkap. Nyawanya dihabisi ternyata dengan cara lehernya ...
-
PNS Kalteng (web) Suarapublic.co.cc, Palangkaraya - Pemprov Kalimantan Tengah kembali melakukan rekrutmen calon pegawai negeri sipil bagi m...
Pilihan
-
MUARA TEWEH – Sejak tahun 2010, Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Barut) telah mengusulkan ke Pemerintah Pusat agar Panglima Batur menjadi ...
-
Mas Achmad Santosa Terdakwa mafia pajak Gayus HP Tambunan diduga sering mendapatkan perlakuan khusus di Rutan Mako Brimob. Karena ...
-
JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad mengisyaratkan menerapkan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terhadap ter...
-
SUARAPUBLIC.COM – Bukan main! Terdakwa Bahasyim Assifie pernah membuka 17 rekening sejak tahun 2004 hingga 2010 untuk menyimpan harta kekay...
-
Muara Teweh (Antara Kalteng) - Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah H Tajeri melapor ke Polres atas penagihan pajak bumi d...







Tidak ada komentar: