SUARAPUBLIC-COM – Perekrutan peserta sertifikasi guru di Kabupaten Pulang Pisau ditengarai tidak lepas dari praktik percaloan yang diduga dilakukan oleh sejumlah orang yang juga berstatus guru.
Dugaan itu diungkapkan salah seorang pengawas di Dinas Pendidikan Cabang Kecamatan Maliku bernama Mili. Menurutnya, sepak terjang para calo atau perekrut ini cukup meresahkan karena dalam menawarkan jalan pintas menuju ujian sertifikasi, para guru dimintai sejumlah biaya.
Bahkan, berdasarkan keterangan sejumlah guru yang telah direkrut para calo selama 2010, calo sertifikasi memungut biaya rata-rata Rp6 juta hingga Rp8 juta per orang.
Di Kecamatan Maliku saja, ujarnya, jumlah guru yang sudah berhasil direkrut diperkirakan mencapai puluhan orang. “Beberapa guru yang terkena telah memberitahukan ke saya. Di antaranya Kepala SDN 4 Gandang dan Kepala SDN 1 Gandang, Kecamatan Maliku,” kata Mili perihal sumber informasinya.
Mili mengatakan, para calo di antaranya terdiri dari guru yang masih aktif mengajar di salah satu SMP dan SMA yang ada di kecamatan Maliku. Parahnya, praktik percaloan sertifikasi guru seperti sudah tersindikasi. Sebab, perekrutan diduga juga melibatkan pengurus LPMP Kalteng untuk memudahkan urusan sertifikasi.
“Baru-baru ini laporan yang saya terima melalui telpon, salah seorang kepala sekolah SDN bernama Kapung direkrut oleh salah seorang guru yang mengajar di SMP Desa Kanamit,” ungkapnya.
Dengan adanya sejumlah laporan tersebut, dia mengharapkan, ada upaya dari Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau untuk menindak tegas para pelaku percaloan. “Jika masalah ini dibiarkan (tanpa tindakan) dari atas, percuma saja. Karena sertifikasi sudah bisa di jual beli. Profesionalisme guru akan sia-sia,” tandasnya.(*)
Poros Barito
Technology
KRIMINALITAS
ANTI KORUPTOR
Sports
POROS KALTENG
SUARA PUBLIC's Admin
We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular
-
Gayus HP Tambunan benar-benar sudah menjadi buah bibir rakyar tanah air ini. Pasca beredar poto mirip dirinya sedang menonton turnamen Teni...
-
Penanaman Pohon Kelapa Unggul oleh Wakil Bupati Murung Raya Drs Nuryakin MSi (web) PURUKCAHU - Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura), Kal...
-
TENTARA NASIONAL INDONESIA (TNI) Muarateweh - Media dan press (pers) Indonesia sering membuat berita palsu untuk menarik perhatian rakyat I...
-
Dinas Teknis Diharapkan Bertindak Tegas Dok : SUARAPUBLIC Ini salah satu contoh kerusakan hutan setelah lahan diberikan IUP kepada perusah...
-
SUARAPUBLIC.COM - Panitia penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kotawaringin Barat meluluskan 230 dari 1.201 peserta ujian CPNS. Me...
Top News
-
SAMPIT - Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, kemaren, atas nama Presiden Republik Indonesia Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), ...
-
Lingkungan kotor akibat sampah di Jakarta Utara Tarakan - Perlu ada pengendalian transportasi untuk meminimalisir pengaruh lingkungan te...
-
Oleh : Ahmad Fajar Qomarudin اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ أَعْلَمُ ...
-
Palembang – Misteri kematian wartawan Sriwijaya Post (Sripo) Arsep Pajario (40) terungkap. Nyawanya dihabisi ternyata dengan cara lehernya ...
-
PNS Kalteng (web) Suarapublic.co.cc, Palangkaraya - Pemprov Kalimantan Tengah kembali melakukan rekrutmen calon pegawai negeri sipil bagi m...
Pilihan
-
Jln Rusak Parah di Kabupaten Kayong Utara Kalimantan Barat (VIVAnews) Kayong Utara – Proyek Penyediaan Air Baku Sungai Meledang terendus be...
-
PNS Kalteng (web) Suarapublic.co.cc, Palangkaraya - Pemprov Kalimantan Tengah kembali melakukan rekrutmen calon pegawai negeri sipil bagi m...
-
MUARATEWEH - Debit sungai barito diwilayah Kabupaten Barito Utara dan Kabupaten Murung Raya, selama tiga hari belakangan menampakan terjadi...
-
Gayus HP Tambunan benar-benar sudah menjadi buah bibir rakyar tanah air ini. Pasca beredar poto mirip dirinya sedang menonton turnamen Teni...
-
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi), serius memantau penggunaan dana desa, dimana total alokasinya di 2017 mencapai Rp 60 triliun. Sela...







Tidak ada komentar: