SUARAPUBLIC.COM - Pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang akan menerapkan sistem pemilihan Gubernur di Daerah Istimewa Yogyakarta membuat rakyat Yogyakarta geram. Banyak pihak memperkirakan bahwa dukungan terhadap SBY dan Partai Demokrat akan turun tajam, pasca sikap SBY terhadap Yogya tersebut.
"Sudah hampir dipastikan citra Presiden SBY dan Partai Demokrat di Yogyakarta akan terpuruk. Jelas, karena Presiden dan PD yang merupakan partai penguasa di negara ini sekarang sedang mengalami pertikaian dengan pemimpin rakyat di Yogyakarta," beber pengamat komunikasi politik Tjipta Lesmana di Jakarta, Senin (13/12/2010).
Tjipta menilai bahwa perseteruan yang terjadi antara "Raja besar" (SBY) dan "Raja kecil" (Sultan) ini dinilai karena pemerintah pusat yang dipimpin oleh SBY terlalu menunjukan sikap arogansi dan tidak mau mengalah.
"Saya melihat bahwa pertikaian ini sudah membesar, sudah merupakan pertikaian nasional. Rakyat Yogya seakan dibuat marah besar karena terlalu banyaknya campur tangan pemerintah pusat di kota mereka," jelasnya.
Tak hanya itu, pengajar di salah satu universitas di Jakarta ini mengatakan bahwa indikasi lain keterpurukan Presiden SBY bersama dengan Partai Demokrat adalah akan ada banyaknya tokoh-tokoh di Demokrat yang 'mengundurkan diri' dari internal partai.
"Dengan sendirinya pasti akan terpuruk dan turun tajam. Akan dipastikan banyak tokoh-tokoh Demokrat yang menyerahkan dan mengembalikan kartu tanda anggota Partai Demokrat. Jadi kesimpulannya Demokrat akan mengalami penurunan pencitraan," tegas Tjipta.(*)
Poros Barito
Technology
KRIMINALITAS
ANTI KORUPTOR
Sports
POROS KALTENG
SUARA PUBLIC's Admin
We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular
-
Austria - Wakil rakyat ternyata banyak yang belum siap ilmu pengetahuan. Hanya untuk mempersiapkan RUU Perumahan, 13 anggota DPR RI lintas ...
-
SUARAPUBLIC.COM - Banjir di wilayah Kabupaten Bandung terus meluas akibat hujan deras yang turun sejak sore hari kemarin. Hujan tersebut me...
-
SUARAPUBLIC.COM - DPR menyesalkan rencana pemerintah membidik pengusaha sektor usaha kecil menengah (UKM) sebagai objek pajak.Sebab, masih ...
-
SUARAPUBLIC.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi disarankan mengambil alih penyidikan kasus korupsi penggunaan dana hasil penjualan saham PT ...
-
Bandung - Kebijakan baru soal penerbangan tanah air mulai tegas diberlakukan Dirjen Perhubungan Udara. Maskapai penerbangan yang dengan sen...
Top News
-
SAMPIT - Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, kemaren, atas nama Presiden Republik Indonesia Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), ...
-
Lingkungan kotor akibat sampah di Jakarta Utara Tarakan - Perlu ada pengendalian transportasi untuk meminimalisir pengaruh lingkungan te...
-
Oleh : Ahmad Fajar Qomarudin اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ أَعْلَمُ ...
-
Palembang – Misteri kematian wartawan Sriwijaya Post (Sripo) Arsep Pajario (40) terungkap. Nyawanya dihabisi ternyata dengan cara lehernya ...
-
PNS Kalteng (web) Suarapublic.co.cc, Palangkaraya - Pemprov Kalimantan Tengah kembali melakukan rekrutmen calon pegawai negeri sipil bagi m...
Pilihan
-
MUARA TEWEH – Sejak tahun 2010, Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Barut) telah mengusulkan ke Pemerintah Pusat agar Panglima Batur menjadi ...
-
Mas Achmad Santosa Terdakwa mafia pajak Gayus HP Tambunan diduga sering mendapatkan perlakuan khusus di Rutan Mako Brimob. Karena ...
-
Muara Teweh (Antara Kalteng) - Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah H Tajeri melapor ke Polres atas penagihan pajak bumi d...
-
MUARA TEWEH - Pemerintah Kabupaten Barito Utara, mendorong hutan lindung Gunung Lumut di wilayah Kecamatan Gunung Purei ditetapkan menjadi t...
-
JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad mengisyaratkan menerapkan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terhadap ter...







Tidak ada komentar: