SUARAPUBLIC.COM - Sekitar 3.000 tenaga kerja kontrak PT Pertamina cabang Balikpapan, Kalimantan Timur menggelar mogok massal, Rabu (8/12/2010). Pasalnya, kenaikan gaji yang seharusnya Rp100 ribu per bulan diganti Pertamina menjadi Rp12.000.
"Kami ingin kenaikan kembali ke semula yakni Rp100 per bulan. Jangan lagi kami dikebiri. Kami meminta hak kami," kata Karel, koordinator aksi tersebut. Atas aksi tersebut sejumlah divisi operasi Pertamina mengalami gangguan. Mereka tampak berjubel di depan kantor besar PT Pertamina Balikpapan jalan Minyak.
Perwakilan mereka ditemui oleh sejumlah manajemen Pertamina dan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Balikpapan Tara Allorante. Hasil pertemuan tersebut, pihak Pertamina menyepakati akan mengembalikan kenaiakan gaji Rp 100.000 per bulan. Meski begitu, kesepakatan tersebut belum final, karena GM Pertamina Balikpapan masih berada di Jakarta.
"Intinya kami menyepakati hasil kesepakatan atas tuntutan tenaga kontrak tersebut. Namun, keputusannya masih nunggu GM karena sedang di Jakarta," sebut Manejer SDM PT Pertamina Balikpapan, Fauzy Baron.
Selain kenaikan gaji, pihak tenaga kerja kontrak tersebut meminta agar mereka mendapat cuti kerja. Karena hingga kini mereka tidak mendapat cuti kerja, padahal sudah bekerja hingga puluhan tahun. "Kami meminta cuti, itu hak kami," tambah Karel.(*)
Poros Barito
Technology
KRIMINALITAS
ANTI KORUPTOR
Sports
POROS KALTENG
SUARA PUBLIC's Admin
We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular
-
MUARA TEWEH – Sejak tahun 2010, Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Barut) telah mengusulkan ke Pemerintah Pusat agar Panglima Batur menjadi ...
-
JAKARTA - Perusahaan asal Tiongkok yang mengkhususkan diri pada pengembangan peralatan nirkabel, Rapoo, meluncurkan produk-produknya deng...
-
Tugu Selamat Datang Kutai Barat SUARAPUBLIC.COM - Penetapan calon peserta Pemilihan Umum Bupati dan Wakil Bupati Kutai Barat, Kalimantan Ti...
-
Mas Achmad Santosa Terdakwa mafia pajak Gayus HP Tambunan diduga sering mendapatkan perlakuan khusus di Rutan Mako Brimob. Karena ...
-
Muara Teweh (Antara Kalteng) - Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah H Tajeri melapor ke Polres atas penagihan pajak bumi d...
Top News
-
SAMPIT - Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, kemaren, atas nama Presiden Republik Indonesia Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), ...
-
Lingkungan kotor akibat sampah di Jakarta Utara Tarakan - Perlu ada pengendalian transportasi untuk meminimalisir pengaruh lingkungan te...
-
Oleh : Ahmad Fajar Qomarudin اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ أَعْلَمُ ...
-
Palembang – Misteri kematian wartawan Sriwijaya Post (Sripo) Arsep Pajario (40) terungkap. Nyawanya dihabisi ternyata dengan cara lehernya ...
-
PNS Kalteng (web) Suarapublic.co.cc, Palangkaraya - Pemprov Kalimantan Tengah kembali melakukan rekrutmen calon pegawai negeri sipil bagi m...
Pilihan
-
JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad mengisyaratkan menerapkan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terhadap ter...
-
SUARAPUBLIC.COM – Bukan main! Terdakwa Bahasyim Assifie pernah membuka 17 rekening sejak tahun 2004 hingga 2010 untuk menyimpan harta kekay...
-
Mas Achmad Santosa Terdakwa mafia pajak Gayus HP Tambunan diduga sering mendapatkan perlakuan khusus di Rutan Mako Brimob. Karena ...
-
MUARA TEWEH – Sejak tahun 2010, Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Barut) telah mengusulkan ke Pemerintah Pusat agar Panglima Batur menjadi ...
-
SUARAPUBLIC.COM - Bupati Nunukan Abdul Hafid Ahmad dilaporkan ke komisi pemberantasan korupsi (KPK) oleh seorang warga, Abdul Wahab Kiak. K...







Tidak ada komentar: