SUARAPUBLIC.COM - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Ahmad Basarah mengingatkan, jangan jadikan kasus korupsi sebagai alat penekan dan hanya jadi basa-basi bernuansa gertakan terhadap lawan politik.
"Nyatanya sekarang kan praktik korupsi justru semakin meningkat dan menyebar, lebih menggila ketimbang situasi awal reformasi 12 tahun lalu. Makanya para pemimpin Indonesia harus segera introspeksi," ujar Basarah, Jumat (10/12/2010).
Ia mengemukakan hal itu terkait dengan peringatan Hari Anti Korupsi, 9 Desember, yang diwarnai puluhan aksi demo di berbagai kota, termasuk kejadian kekerasan melibatkan massa pengunjuk rasa versus aparat kepolisian.
Mantan Ketua Presidium Pusat GMNI itu menilai, salah satu penyebab pemberantasan korupsi tidak menyentuh hal yang substansial, karena selama ini sering terkesan upaya tersebut terkesan hanya dijadikan alat politik oleh penguasa.
Basarah menyontohkan, betapa pemerintah cepat memproses beberapa pihak yang memang `lawan` politik. Seperti kasus Misbakhun prosesnya dipercepat, sementara kasus Century diabaikan atau diperlambat prosesnya.
Basarah lantas menduga, pemerintah sepertinya menyimpan bank kasus korupsi. "Saya menduga, `bank kasus` ini digunakan untuk dijadikan tukar menukar kasus, jadi alat lobi, dan bahkan jadi alat menekan," katanya.
Ia mengingatkan lagi, jika cara-cara ini tak segera diakhiri, rakyat yang kian cerdas dan melek demokrasi maupun hukum akan bisa membuat perhitungan menurut caranya sendiri. (*)
Poros Barito
Technology
KRIMINALITAS
ANTI KORUPTOR
Sports
POROS KALTENG
SUARA PUBLIC's Admin
We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular
-
Bandung - Kebijakan baru soal penerbangan tanah air mulai tegas diberlakukan Dirjen Perhubungan Udara. Maskapai penerbangan yang dengan sen...
-
MUARA TEWEH – Sejak tahun 2010, Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Barut) telah mengusulkan ke Pemerintah Pusat agar Panglima Batur menjadi ...
-
SUARAPUBLIC.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi disarankan mengambil alih penyidikan kasus korupsi penggunaan dana hasil penjualan saham PT ...
-
SUARAPUBLIC.COM - Banjir di wilayah Kabupaten Bandung terus meluas akibat hujan deras yang turun sejak sore hari kemarin. Hujan tersebut me...
-
JUJUR , waktu memulai tulisan ini, hati saya masih diliputi keraguan. Dimana di antara tetap melanjutkan tulisan dari gagasan yang kian ha...
Top News
-
SAMPIT - Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, kemaren, atas nama Presiden Republik Indonesia Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), ...
-
Lingkungan kotor akibat sampah di Jakarta Utara Tarakan - Perlu ada pengendalian transportasi untuk meminimalisir pengaruh lingkungan te...
-
Oleh : Ahmad Fajar Qomarudin اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ أَعْلَمُ ...
-
Palembang – Misteri kematian wartawan Sriwijaya Post (Sripo) Arsep Pajario (40) terungkap. Nyawanya dihabisi ternyata dengan cara lehernya ...
-
PNS Kalteng (web) Suarapublic.co.cc, Palangkaraya - Pemprov Kalimantan Tengah kembali melakukan rekrutmen calon pegawai negeri sipil bagi m...
Pilihan
-
MUARA TEWEH – Sejak tahun 2010, Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Barut) telah mengusulkan ke Pemerintah Pusat agar Panglima Batur menjadi ...
-
Mas Achmad Santosa Terdakwa mafia pajak Gayus HP Tambunan diduga sering mendapatkan perlakuan khusus di Rutan Mako Brimob. Karena ...
-
JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad mengisyaratkan menerapkan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terhadap ter...
-
SUARAPUBLIC.COM – Bukan main! Terdakwa Bahasyim Assifie pernah membuka 17 rekening sejak tahun 2004 hingga 2010 untuk menyimpan harta kekay...
-
Muara Teweh (Antara Kalteng) - Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah H Tajeri melapor ke Polres atas penagihan pajak bumi d...







Tidak ada komentar: