SUARAPUBLIC.COM - Kasus penembakan mati warga atas nama Miron Wetipo, ketika mencoba melawan aparat kepolisian saat penyisiran di Abepura, Jumat (3/12/2010) pekan lalu, disesalkan DPR Papua.
"Mengapa polisi langsung main tembak di tempat terhadap warga masyarakat, tindakan ini jelas sudah menyalahi aturan," ujar Ruben Magai, Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPR - Papua), di Jayapura, Rabu (8/12/2010).
Ruben menilai, penembakan yang dilakukan pihak kemananan dalam operasi gabungan TNI/Polisi tersebut menunjukkan bahwa polisi belum profesional dalam menjalankan tugasnya di lapangan. "Manusia adalah makhluk mulia, jadi harus dihargai harkat martabatnya. Tugas polisi sendiri adalah menjaga, mengayomi dan melindungi masyarakat," tukasnya.
Ruben menambahkan, perlu ada regulasi hukum yang dibuat untuk menangani kasus pelanggaran HAM Papua. Regulasi ini perlu menjadi perhatian semua pihak terutama pemerintah daerah.
Terkait dengan berbagai masalah yang terjadi, Anggota DPRP dari Partai Demokrat ini mengatakan bahwa pihaknya akan membentuk Panitia Khusus (Pansus) yang membahas soal pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM), guna membahas dan mencari solusi atas kasus-kasus pelangaran HAM yang terjadi di tanah Papua.
Secara terpisah, Kapolresta Jayapura AKBP Imam Setiawan menandaskan bahwa korban ditembak, karena telah melakukan perlawanan bersama empat rekan-rekannya saat peristiwa tersebut.(*)
Poros Barito
Technology
KRIMINALITAS
ANTI KORUPTOR
Sports
POROS KALTENG
SUARA PUBLIC's Admin
We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular
-
SUARAPUBLIC.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi disarankan mengambil alih penyidikan kasus korupsi penggunaan dana hasil penjualan saham PT ...
-
Bandung - Kebijakan baru soal penerbangan tanah air mulai tegas diberlakukan Dirjen Perhubungan Udara. Maskapai penerbangan yang dengan sen...
-
SUARAPUBLIC.COM - Banjir di wilayah Kabupaten Bandung terus meluas akibat hujan deras yang turun sejak sore hari kemarin. Hujan tersebut me...
-
Austria - Wakil rakyat ternyata banyak yang belum siap ilmu pengetahuan. Hanya untuk mempersiapkan RUU Perumahan, 13 anggota DPR RI lintas ...
-
MUARA TEWEH – Sejak tahun 2010, Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Barut) telah mengusulkan ke Pemerintah Pusat agar Panglima Batur menjadi ...
Top News
-
SAMPIT - Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, kemaren, atas nama Presiden Republik Indonesia Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), ...
-
Lingkungan kotor akibat sampah di Jakarta Utara Tarakan - Perlu ada pengendalian transportasi untuk meminimalisir pengaruh lingkungan te...
-
Oleh : Ahmad Fajar Qomarudin اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ أَعْلَمُ ...
-
Palembang – Misteri kematian wartawan Sriwijaya Post (Sripo) Arsep Pajario (40) terungkap. Nyawanya dihabisi ternyata dengan cara lehernya ...
-
PNS Kalteng (web) Suarapublic.co.cc, Palangkaraya - Pemprov Kalimantan Tengah kembali melakukan rekrutmen calon pegawai negeri sipil bagi m...
Pilihan
-
MUARA TEWEH – Sejak tahun 2010, Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Barut) telah mengusulkan ke Pemerintah Pusat agar Panglima Batur menjadi ...
-
Mas Achmad Santosa Terdakwa mafia pajak Gayus HP Tambunan diduga sering mendapatkan perlakuan khusus di Rutan Mako Brimob. Karena ...
-
JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad mengisyaratkan menerapkan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terhadap ter...
-
SUARAPUBLIC.COM – Bukan main! Terdakwa Bahasyim Assifie pernah membuka 17 rekening sejak tahun 2004 hingga 2010 untuk menyimpan harta kekay...
-
Muara Teweh (Antara Kalteng) - Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah H Tajeri melapor ke Polres atas penagihan pajak bumi d...







Tidak ada komentar: