SUARAPUBLIC.COM – Kasus dugaan suap di MK terus berkembang bak sinetron. Bupati Simalungun, JR Saragih, mengatakan bahwa Refly Harun saat menjadi Tim internal Mahkamah Konstitusi pernah mengirim pesan singkat kepada dirinya untuk mengaku pernah diperas oleh Hakim Konstitusi.
"Tim tak pernah menelepon saya, tidak pernah datang. Dia mengirimkan sms berisi rayuan dan bujukan saja untuk mengakui pernah diperas," katanya saat berada di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Senin (13/12/2010).
Saragih tegas membantah, jika meminta potongan bayaran dari Rp3 miliar menjadi Rp1 miliar seperti apa yang diungkapkan Refly. "Apa yang diungkapkan pengacara saya itu tidak benar. Semua itu fitnah si Refly. Jadi itu tidak benar, itu tidak pernah terjadi. Tapi saya berikan honor ke dia itu betul ada, dan semua honor itu sudah dibayar. Jadi yang dia katakan itu tidak benar," ujarnya.
Sebelumnya, Refly Harun mengatakan dalam laporan hasil tim investigasi MK bahwa pendapatannya sebagai kuasa hukum JR Saragih telah dipotong dari Rp3 miliar menjadi Rp1 miliar untuk menyuap hakim konstitusi Akil Mochtar.
Pada kesempatan yang sama, Saragih juga membantah dengan keras adanya pemotongan success fee Refly Harun dari Rp750 juta menjadi Rp600 juta. "Nggak ada saya minta diskon, bohong itu semua. Total biaya Rp750 juta sudah dibayar semua. Semua ada kuitansinya," ungkapnya.(*)
Poros Barito
Technology
KRIMINALITAS
ANTI KORUPTOR
Sports
POROS KALTENG
Home
»
breakingnews
»
HukumKorupsi
»
korupsi
»
Koruptor
» Bupati Simalungun Bantah Beri Rp1 miliar ke Hakim
SUARA PUBLIC's Admin
We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular
-
SUARAPUBLIC.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi disarankan mengambil alih penyidikan kasus korupsi penggunaan dana hasil penjualan saham PT ...
-
Bandung - Kebijakan baru soal penerbangan tanah air mulai tegas diberlakukan Dirjen Perhubungan Udara. Maskapai penerbangan yang dengan sen...
-
SUARAPUBLIC.COM - Banjir di wilayah Kabupaten Bandung terus meluas akibat hujan deras yang turun sejak sore hari kemarin. Hujan tersebut me...
-
MUARA TEWEH – Sejak tahun 2010, Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Barut) telah mengusulkan ke Pemerintah Pusat agar Panglima Batur menjadi ...
-
JUJUR , waktu memulai tulisan ini, hati saya masih diliputi keraguan. Dimana di antara tetap melanjutkan tulisan dari gagasan yang kian ha...
Top News
-
SAMPIT - Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, kemaren, atas nama Presiden Republik Indonesia Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), ...
-
Lingkungan kotor akibat sampah di Jakarta Utara Tarakan - Perlu ada pengendalian transportasi untuk meminimalisir pengaruh lingkungan te...
-
Oleh : Ahmad Fajar Qomarudin اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ أَعْلَمُ ...
-
Palembang – Misteri kematian wartawan Sriwijaya Post (Sripo) Arsep Pajario (40) terungkap. Nyawanya dihabisi ternyata dengan cara lehernya ...
-
PNS Kalteng (web) Suarapublic.co.cc, Palangkaraya - Pemprov Kalimantan Tengah kembali melakukan rekrutmen calon pegawai negeri sipil bagi m...
Pilihan
-
MUARA TEWEH – Sejak tahun 2010, Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Barut) telah mengusulkan ke Pemerintah Pusat agar Panglima Batur menjadi ...
-
Mas Achmad Santosa Terdakwa mafia pajak Gayus HP Tambunan diduga sering mendapatkan perlakuan khusus di Rutan Mako Brimob. Karena ...
-
JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad mengisyaratkan menerapkan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terhadap ter...
-
SUARAPUBLIC.COM – Bukan main! Terdakwa Bahasyim Assifie pernah membuka 17 rekening sejak tahun 2004 hingga 2010 untuk menyimpan harta kekay...
-
MUARA TEWEH - Pemerintah Kabupaten Barito Utara, mendorong hutan lindung Gunung Lumut di wilayah Kecamatan Gunung Purei ditetapkan menjadi t...







Tidak ada komentar: