SUARAPUBLIC.COM - Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar Ridwan Muhadir, Senin (20/12) menghilang saat didatangi tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar. Muhadir tidak ditemukan di kantor dan rumahnya.
Muhadir dicari pihak tim Kejari Makassar yang dipimpin Kepala Seksi Intelejen Syahran Rauf karena dianggap tidak kooperatif untuk diperiksa sejak ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi pemeliharaan dan rehabilitasi sejumlah gedung perkantoran dan prasarana umum 2009 lalu.
"Ridwan ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi karena merugikan negara senilai Rp1 miliar dari nilai proyek sebesar Rp13 miliar. Tapi setelah dipanggil tiga kali tidak pernah hadir, dua kali mangkir dan yang terakhir memasukkan surat keterangan sakit. Karenanya dilakukan pengecekan di rumah dan di kantornya," ungkap Syahran.
Di kantor Dinas PU Makassar, tim Kejari Makassar datang dengan membawa bus tahanan. Tim Kejari yang dibantu polisi dan dokter independen, melakukan pencarian di sejumlah ruangan yang ada di kantor tersebut, tapi Kadis PU tersebut tak di tempat. Ia juga tidak ditemukan di rumahnhya di Jalan Perkebunan II No 2 Makassar.
"Ridwan, harusnya berada di rumah berdasarkan surat keterangan sakit dari Puskesmas Kassi-Kassi Makassar. Tapi karena tidak di rumah, maka surat keterangan sakit itu dinyatakan gugur, " jelas dokter independen Kejari Makassar Mahdi Umar.(*)
Poros Barito
Technology
KRIMINALITAS
ANTI KORUPTOR
Sports
POROS KALTENG
Home
»
breakingnews
»
dailynews
»
headlinenews
»
HukumKorupsi
»
pilihanredaksi
»
sorottajuk
» Tersangka Korupsi, Kadis PU Makassar, Menghilang
SUARA PUBLIC's Admin
We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular
-
MUARA TEWEH, Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) set...
-
MUARA TEWEH, Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) set...
-
Dinas Teknis Diharapkan Bertindak Tegas Dok : SUARAPUBLIC Ini salah satu contoh kerusakan hutan setelah lahan diberikan IUP kepada perusah...
-
MUARATEWEH - SEBANYAK 46.971 jiwa atau 42 persen dari daftar pemilih tetap 111.623 orang masyarakat di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan ...
-
Dinas Teknis Diharapkan Bertindak Tegas Dok : SUARAPUBLIC Ini salah satu contoh kerusakan hutan setelah lahan diberikan IUP kepada perusah...
Top News
-
SAMPIT - Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, kemaren, atas nama Presiden Republik Indonesia Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), ...
-
Lingkungan kotor akibat sampah di Jakarta Utara Tarakan - Perlu ada pengendalian transportasi untuk meminimalisir pengaruh lingkungan te...
-
Oleh : Ahmad Fajar Qomarudin اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ أَعْلَمُ ...
-
Palembang – Misteri kematian wartawan Sriwijaya Post (Sripo) Arsep Pajario (40) terungkap. Nyawanya dihabisi ternyata dengan cara lehernya ...
-
PNS Kalteng (web) Suarapublic.co.cc, Palangkaraya - Pemprov Kalimantan Tengah kembali melakukan rekrutmen calon pegawai negeri sipil bagi m...
Pilihan
-
MUARA TEWEH, Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) set...
-
MUARA TEWEH, Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) set...
-
Gayus HP Tambunan benar-benar sudah menjadi buah bibir rakyar tanah air ini. Pasca beredar poto mirip dirinya sedang menonton turnamen Teni...
-
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi), serius memantau penggunaan dana desa, dimana total alokasinya di 2017 mencapai Rp 60 triliun. Sela...
-
PNS Kalteng (web) Suarapublic.co.cc, Palangkaraya - Pemprov Kalimantan Tengah kembali melakukan rekrutmen calon pegawai negeri sipil bagi m...







Tidak ada komentar: