SUARAPUBLIC.COM - Kia dikabarkan akan melakukan recall terhadap 7.697 unit kendaraan SUV Sorento model 2011. Versi National Highway Traffic Safety Administration, Sorento terpaksa harus di recall karena telah ditemukan masalah pada kaliper rem belakang, sehingga dapat mengurangi daya pengereman.
"Akibatnya, akan terjadi kebocoran minyak rem, dan diikuti dengan lampu indikator yang menyala sehingga menunjukkan tingkat cairan rem yang berkurang dan harus diperiksa,” ungkap NHTSA.
Dengan adanya kebocoran tersebut, maka pengemudi akan menjadi kesulitan saat harus menghentikan laju kendaraan. Dan jika tidak segera diservis akan dapat meningkatkan risiko kecelakaan.
Dalam dokumentasi lainnya yang disampaikan kepada pemerintah federal, Kia mengatakan belum ada laporan kecelakaan atau cedera sebagai akibat dari kondisi ini.
Selain Sorento, Kia Motors Corp juga telah meminta dealernya di AS untuk memeriksa dan memperbaiki pedal akselerator pada produk sedan Optima.
Pembuat mobil asal Korea Selatan itu mengatakan Optima model dibuat antara 16 Oktober dan 24 November 2010 tersebut cenderung memiliki pedal gas yang tidak responsif. Ini terjadi karena per dalam pedal gas tidak berfungsi seharusnya, cacat ini menyebabkan pedal gas tidak mau kembali ke posisi semula.
“Hasilnya pedal gas akan menjadi berisik dan tidak responsif saat mobil dikendarai," kata Kia seperti dikutip oleh Reuters.
Dalam sebulan terakhir Kia telah menjual sebanyak 135 unit Optima terbaru model tahun 2011. mobil itu sendiri telah didesain ulang untuk siap bersaing melawan Toyota Camry, Honda Accord dan Nissan Altima.(*)
Poros Barito
Technology
KRIMINALITAS
ANTI KORUPTOR
Sports
POROS KALTENG
SUARA PUBLIC's Admin
We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular
-
MUARA TEWEH - Spektakuler!. Penampilan grup band Noah di stadion Swakarya Muara Teweh, Sabtu (9/4) malam, benar-benar memukau. Tak kurang 2...
-
JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad mengisyaratkan menerapkan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terhadap ter...
-
Muara Teweh (Antara Kalteng) - Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah H Tajeri melapor ke Polres atas penagihan pajak bumi d...
-
Oleh: Haji Marwan Inti demokrasi adalah kedaulatan di tangan rakyat. Kedaulatan sendiri adalah hak untuk membuat hukum dan peraturan. Kedau...
-
Gresik - Petani tambak Desa Mengare, Bungah, Gresik, Jawa Timur, harus menanggung kerugian hingga ratusan juta rupiah setelah ribuan hektar...
Top News
-
SAMPIT - Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, kemaren, atas nama Presiden Republik Indonesia Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), ...
-
Lingkungan kotor akibat sampah di Jakarta Utara Tarakan - Perlu ada pengendalian transportasi untuk meminimalisir pengaruh lingkungan te...
-
Oleh : Ahmad Fajar Qomarudin اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ أَعْلَمُ ...
-
Palembang – Misteri kematian wartawan Sriwijaya Post (Sripo) Arsep Pajario (40) terungkap. Nyawanya dihabisi ternyata dengan cara lehernya ...
-
PNS Kalteng (web) Suarapublic.co.cc, Palangkaraya - Pemprov Kalimantan Tengah kembali melakukan rekrutmen calon pegawai negeri sipil bagi m...
Pilihan
-
Palangkaraya - Impian warga Palangkaraya untuk mendapatkan suplai setrum listrik memadai sebentar lagi menjadi kenyataan. Pihak Perusahaan ...
-
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 25,08 juta jiwa atau 30 persen dari pekerja yang menerima pendapatan mempunyai peng...
-
Palangkaraya - Impian warga Palangkaraya untuk mendapatkan suplai setrum listrik memadai sebentar lagi menjadi kenyataan. Pihak Perusahaan ...
-
warna hijau lokasi Provinsi Gorontalo JAKARTA (suarapublic.com) - Kasus korupsi disejumlah daerah terus menjadi incara Komisi Pemberantasan...
-
Korea Selatan unjuk keperkasaan. Dalam laga perebutan tempat ketiga Piala Asia, Jumat (28/1/2011), tim Ginseng mencukur Uzbekistan dengan s...







Tidak ada komentar: