JAKARTA - Hampir dipastikan, MD Entertainment akan menghadirkan Luna Maya dalam sinetron terbaru mereka berjudul Nada Cinta. Dalam sinetron tersebut kekasih Ariel itu akan memerankan karakter antagonis, menjadi seorang guru yang suka manipulasi.
Menurut, produser MD Entertainment, Manoj Punjabi, Luna Maya tidak cocok jika diberikan peran yang menarik simpati. Dia lebih memberikan arti dalam sinetro bila memerankan karakter antagonis.
“Kayaknya pemirsa sudah mulai bisa menerima dan dia dapat peran yang sesuai, agak antagonis. Peran antagonisnya dia, sebagai guru cheerleaders yang suka manipulasi,” kata Manoj, di Kantor MD Entertainment, Tanah Abang, Jakarta Pusat, seperti dilaporkan Okezone.com, Senin (10/1/2011).
Menurut Manoj, pemilihan peran Luna karena mempertimbangkan ada hubungan baik dengan MD. Selain itu, dia yakin jika pemirsa televisi sudah bisa memaafkan Luna. “Masyarakat sudah bisa memaafkan, mengapa kami tidak? Kami juga enggak ada masalah, yang penting saya lihat dia masih punya potensi,” bebernya.
Manoj sadar, Luna tidak cocok jika diberi peran yang penuh dengan adegan menangis. “Saya enggak mau pemirsa simpati dengan Luna dalam serial ini dengan karakter itu,” tambahnya.
Seperti diketahui, MD Entertainment mengambil langkah berani dengan memerankan Luna Maya dalam sinetron terbaru mereka berjudul Nada Cinta. Padaha diketahui, Luna Maya sebelumnya sempat tenggelam di dunia ke artisan lantaran kasus yang membelitnya, bersama kekasihnya Ariel.
Sinetron rencananya akan tayang 17 Januari di Antv. Beberapa arti pendukung dalam sinetro itu di antaranya Olla Ramlan, Dewi Sandra, dan aktor Dicky Wahyudi, serta Randy Pangalila. Sama seperti Luna, Dewi Sandra juga berperan sebagai guru, tapi guru musik.
Poros Barito
Technology
KRIMINALITAS
ANTI KORUPTOR
Sports
POROS KALTENG
SUARA PUBLIC's Admin
We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular
-
MUARA TEWEH - Menyusutnya debit sungai Barito akibat musim kemarau tiga bulan terakhir ini berdampak terhadap hasil produksi batu bara di wi...
-
Ganjar Pranowo (poto:web) (SUARAPUBLIC.com) - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menanggapi dingin bocoran isi dokumen WikiLeaks ...
-
MUARA TEWEH, Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) set...
-
MUARATEWEH - Debit sungai barito diwilayah Kabupaten Barito Utara dan Kabupaten Murung Raya, selama tiga hari belakangan menampakan terjadi...
-
Kantor DPRD Kab.Barito Utara, Kalteng (Poto:SUARAPUBLIC) Muarateweh - Praktek korupsi ditubuh lembaga DPRD Kabupaten Barito Utara (Barut) t...
Top News
-
SAMPIT - Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, kemaren, atas nama Presiden Republik Indonesia Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), ...
-
Lingkungan kotor akibat sampah di Jakarta Utara Tarakan - Perlu ada pengendalian transportasi untuk meminimalisir pengaruh lingkungan te...
-
Oleh : Ahmad Fajar Qomarudin اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ أَعْلَمُ ...
-
Palembang – Misteri kematian wartawan Sriwijaya Post (Sripo) Arsep Pajario (40) terungkap. Nyawanya dihabisi ternyata dengan cara lehernya ...
-
PNS Kalteng (web) Suarapublic.co.cc, Palangkaraya - Pemprov Kalimantan Tengah kembali melakukan rekrutmen calon pegawai negeri sipil bagi m...
Pilihan
-
MUARATEWEH - Debit sungai barito diwilayah Kabupaten Barito Utara dan Kabupaten Murung Raya, selama tiga hari belakangan menampakan terjadi...
-
Jln Rusak Parah di Kabupaten Kayong Utara Kalimantan Barat (VIVAnews) Kayong Utara – Proyek Penyediaan Air Baku Sungai Meledang terendus be...
-
PNS Kalteng (web) Suarapublic.co.cc, Palangkaraya - Pemprov Kalimantan Tengah kembali melakukan rekrutmen calon pegawai negeri sipil bagi m...
-
Demosntrasi di ibukota Mesir, Kairo (AP Photo) London - Demo mengecam pemerintahan Mesir meluas ke London, Inggris. Tak kurang dari seratus...
-
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi), serius memantau penggunaan dana desa, dimana total alokasinya di 2017 mencapai Rp 60 triliun. Sela...







Tidak ada komentar: