MUARATEWEH - Upah Minimum Kabupaten (UMK), wilayah Kabupaten Barito Utara Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) di 2011 ini, mengalami kenaikan sekitar 15,5 persen dibanding tahun sebelumnya. Ini mengacu pada penetapan UMKsebesar Rp1.157.375 per bulan, atau selisih sekitar Rp155.319, dibanding 2010 dipatok Rp1.002.056 perbulan.
Menurut Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Barito Utara (Barut), Marconi Stenly, kenaikan cukup realistis dibila dibandingkan dengan kondisi perekonomian Barut ditahun belakangan.
Diakui Marconi, penetapan UMK tahun ini setelah dilakukan sidang pembahasan yang dilakukan pemerintah daerah dengan melibatkan sejumlah pengusaha dan lembaga perlindungan pekerja setempat.
UMK segera ditetapkan melalui peraturan gubernur Kalteng bersama upah minumum sektoral kabupaten (UMSK) Barut akan disosialisasikan kepada pihak perusahaan dan masyarakat.
Peserta rapat juga menyepakati UMSK 2011 untuk sektor pertambangan dan bahan penggalian lainnya menjadi sebesar Rp1.261.538 perbulan. Disusul sektor pertanian, perikanan, peternakan, kehutanan dan perkebunan sebesar Rp1.215.243 perbulan. Sektor bangunan Rp1.261.538 perbulan, sektor industri pengolahan Rp1.215.243 perbulan, kemudian sektor jasa Rp1.261.538 perbulan dan terakhir sektor listrik, gas dan air sebesr Rp1.215.243 perbulan.
Seiring penetapan UMK dan UMSK tersebut, diwajibkan bagi perusahaan yang beroperasi di Barut untuk mentaatinya. Pihak keberatan terhadap ketetapan UMK itu, bisa mengajukan penangguhan lansung kepada Gubernur Kalteng.
Juga diharapkan penetapan UMK dan UMSK 2011 yang sudah disepakati pejabat dan usnur muspida lainnya itu harus disinergiskan dengan ketentuan dan peraturan yang ada. Akan diberikan tindakan tegas bagi yang melanggar aturan yang berlaku.
Pemerintah daerah, sebut Marconi, terus mencarikan jalan atau terobosan baru bagi perbaikan tingkat penghasilan masyarakat setempat. Karena tenaga kerja, sebutnya, merupakan aset perusahaan yang tak terhingga tinggi nilai dan harganya. Barang tentu juga harus mendapatkan perhatian serius dari yang memakai tenaganya, agar mampu membawa kesejahteraan bagi masyarakat semua.
Disisi lain, sebutnya, pemerintah tak akan dan tak harus memaksa pihak perusahaan untuk memberikan upah sebaik-baiknya buat karyawan atau buruh sebagai pekerja perusahaan. Namun, diakuinya, pihaknya tak berharap munculnya keluhan dari pihak perusahan menyangkut standar UMK ditetapkan di Barut.
"Pemerintah tidak ingin mendengar adanya pengaduan atau keluhan ada perusahaan yang membayar gaji atau upah bagi staf atau pegawainya yang angkanya masih dibawah kesepakatan yang ditetapkan itu.
Barut kaya akan sumber daya alamnya. Tak hanya kayu log, potensi tambang batu bara juga begitu melimpah. Lain lagi hasil galian lainnya. Fakta itulah yang membuat pihak pemerintah memberikan penghargaan kepada masyarakat dengan menaikan cukup besar standar UMK Barut 2011 ini.
Poros Barito
Technology
KRIMINALITAS
ANTI KORUPTOR
Sports
POROS KALTENG
Home
»
baritotoday
»
breakingnews
»
muarateweh
»
pilihanredaksi
» Di tahun 2011, UMK Barut Mengalami Kenaikan 15,5 Persen
SUARA PUBLIC's Admin
We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular
-
Gayus HP Tambunan benar-benar sudah menjadi buah bibir rakyar tanah air ini. Pasca beredar poto mirip dirinya sedang menonton turnamen Teni...
-
TENTARA NASIONAL INDONESIA (TNI) Muarateweh - Media dan press (pers) Indonesia sering membuat berita palsu untuk menarik perhatian rakyat I...
-
Penanaman Pohon Kelapa Unggul oleh Wakil Bupati Murung Raya Drs Nuryakin MSi (web) PURUKCAHU - Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura), Kal...
-
MUARA TEWEH, Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) set...
-
Dinas Teknis Diharapkan Bertindak Tegas Dok : SUARAPUBLIC Ini salah satu contoh kerusakan hutan setelah lahan diberikan IUP kepada perusah...
Top News
-
SAMPIT - Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, kemaren, atas nama Presiden Republik Indonesia Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), ...
-
Lingkungan kotor akibat sampah di Jakarta Utara Tarakan - Perlu ada pengendalian transportasi untuk meminimalisir pengaruh lingkungan te...
-
Oleh : Ahmad Fajar Qomarudin اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ أَعْلَمُ ...
-
Palembang – Misteri kematian wartawan Sriwijaya Post (Sripo) Arsep Pajario (40) terungkap. Nyawanya dihabisi ternyata dengan cara lehernya ...
-
PNS Kalteng (web) Suarapublic.co.cc, Palangkaraya - Pemprov Kalimantan Tengah kembali melakukan rekrutmen calon pegawai negeri sipil bagi m...
Pilihan
-
Jln Rusak Parah di Kabupaten Kayong Utara Kalimantan Barat (VIVAnews) Kayong Utara – Proyek Penyediaan Air Baku Sungai Meledang terendus be...
-
PNS Kalteng (web) Suarapublic.co.cc, Palangkaraya - Pemprov Kalimantan Tengah kembali melakukan rekrutmen calon pegawai negeri sipil bagi m...
-
MUARATEWEH - Debit sungai barito diwilayah Kabupaten Barito Utara dan Kabupaten Murung Raya, selama tiga hari belakangan menampakan terjadi...
-
Gayus HP Tambunan benar-benar sudah menjadi buah bibir rakyar tanah air ini. Pasca beredar poto mirip dirinya sedang menonton turnamen Teni...
-
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi), serius memantau penggunaan dana desa, dimana total alokasinya di 2017 mencapai Rp 60 triliun. Sela...







Tidak ada komentar: