SUARAPUBLIC.COM - Toyota Motors Corporation kembali menghadapi persoalan recall atau penarikan produk. Kali ini produsen mobil asal Jepang itu dikabarkan menarik 110 ribu unit All New Toyota Sienna model paling gres atau model 2011, karena sistem pengereman yang bermasalah.
Pernyataan Toyota, Selasa (14/12/2010) menyebut, hingga saat ini pihaknya tidak menerima satu laporan pun yang menyebut telah terjadi kecelakaan atau korban luka terkait dengan masalah tersebut. “Toyota akan memberitahukan kepada pemilik tentang perbaikan itu pada Januari mendatang,” tulis Reuters.
Namun proses perbaikannya ditunda hingga peranti pengganti telah tersebut telah tersedia pada Februari. “Pada saat itu, para pemilik diminta segera mendatangi dealer resmi Toyota terdekat,” sebut pernyataan Toyota.
Brian Lyons, Jurubicara Toyota mengatakan, pihaknya akan melakukan perbaikan tersebut dengan peranti yang dirancang berbeda dengan minivan Sienna yang diproduksi setelah 5 November lalu. Menurutnya, penarikan kali ini terdiri dari 94 ribu unit Sienna di Amerika Serikat, 12 ribu unit di Kanada, serta 5 ribu unit di Meksiko.
Penarikan ini merupakan yang kesekian kalnya dilakukan oleh Toyota. Tercatat sepanjang tahun pabrikan itu telah menarik 6,75 juta unit mobil produknya dengan berbagai alasan. Satu diantara alasan peanrikan tersebut adalah peranti akselerator atau gas yang tidak terkendali dan peranti rem yang bermasalah.
Kedua masalah itu terjadi di dua model andalan Toyota, Camry dan Prius. Hingga saat ini Departemen Perhubungan Amerika Serikat masih melakukan penyelidikan. Hasil investigasi itu rencananya akan diumumkan pada awal 2011 mendatang.(*)
Poros Barito
Technology
KRIMINALITAS
ANTI KORUPTOR
Sports
POROS KALTENG
SUARA PUBLIC's Admin
We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular
-
Gayus HP Tambunan benar-benar sudah menjadi buah bibir rakyar tanah air ini. Pasca beredar poto mirip dirinya sedang menonton turnamen Teni...
-
TENTARA NASIONAL INDONESIA (TNI) Muarateweh - Media dan press (pers) Indonesia sering membuat berita palsu untuk menarik perhatian rakyat I...
-
MUARA TEWEH, Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) set...
-
Dinas Teknis Diharapkan Bertindak Tegas Dok : SUARAPUBLIC Ini salah satu contoh kerusakan hutan setelah lahan diberikan IUP kepada perusah...
-
SUARAPUBLIC.COM - Panitia penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kotawaringin Barat meluluskan 230 dari 1.201 peserta ujian CPNS. Me...
Top News
-
SAMPIT - Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, kemaren, atas nama Presiden Republik Indonesia Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), ...
-
Lingkungan kotor akibat sampah di Jakarta Utara Tarakan - Perlu ada pengendalian transportasi untuk meminimalisir pengaruh lingkungan te...
-
Oleh : Ahmad Fajar Qomarudin اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ أَعْلَمُ ...
-
Palembang – Misteri kematian wartawan Sriwijaya Post (Sripo) Arsep Pajario (40) terungkap. Nyawanya dihabisi ternyata dengan cara lehernya ...
-
PNS Kalteng (web) Suarapublic.co.cc, Palangkaraya - Pemprov Kalimantan Tengah kembali melakukan rekrutmen calon pegawai negeri sipil bagi m...
Pilihan
-
Jln Rusak Parah di Kabupaten Kayong Utara Kalimantan Barat (VIVAnews) Kayong Utara – Proyek Penyediaan Air Baku Sungai Meledang terendus be...
-
MUARATEWEH - Debit sungai barito diwilayah Kabupaten Barito Utara dan Kabupaten Murung Raya, selama tiga hari belakangan menampakan terjadi...
-
PNS Kalteng (web) Suarapublic.co.cc, Palangkaraya - Pemprov Kalimantan Tengah kembali melakukan rekrutmen calon pegawai negeri sipil bagi m...
-
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi), serius memantau penggunaan dana desa, dimana total alokasinya di 2017 mencapai Rp 60 triliun. Sela...
-
Demosntrasi di ibukota Mesir, Kairo (AP Photo) London - Demo mengecam pemerintahan Mesir meluas ke London, Inggris. Tak kurang dari seratus...







Tidak ada komentar: