SUARAPUBLIC.COM - Komisi Keuangan dan Perbankan Dewan Perwakilan Rakyat meminta Bank Indonesia membuat pernyataan resmi mengenai isu pemerasan Rp 100 miliar. Jika tidak dipenuhi, Dewan akan mengajukan gugatan.
"Tanpa ada pernyataan resmi, kami anggap ini enggak selesai, dan kami akan proses secara hukum," kata Anggota Komisi Keuangan dan Perbankan DPR RI Maiyasyak Johan pada wartawan di ruang komisi Selasa (15/12/2010) malam.
Maiyasyak mengatakan, langkah tersebut penting agar ada kejelasan atas isu pemerasan yang beredar. Isu, yang dinilainya menjurus fitnah, merugikan anggota komisi. "Gua yang dari daerah kena, mana mau gua, gua gak mau dong," ujarnya.
Ia menjelaskan, soal rapat pimpinan terbatas dan tertutup yang digelar bersama Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia kemarin, belum final. Malam ini, komisi akan melakukan rapat internal terkait masalah ini. "Kami mau rapat," ucapnya.
Sementara itu, sumber di Komisi Keuangan dan Perbankan menyatakan, saat ini, anggota komisi tengah melakukan rapat internal untuk membahas langkah yang akan diambil. Berdasar pantauan, rapat internai dimulai sejak pukul 18.30. Hingga berita ini dibuat, rapat internal masih berlangsung.
Sebelumnya, isu pemerasan menimpa anggota komisi Keuangan dan Perbankan. Anggota komisi ini dituding meminta sejumlah uang pada Ketua Ikatan Bank Indonesia Agus Santoso sebesar Rp 100 Miliar. Sampai saat ini, Agus sebagai pihak yang melempar isu, belum punya bukti yang cukup.(*)
Poros Barito
Technology
KRIMINALITAS
ANTI KORUPTOR
Sports
POROS KALTENG
SUARA PUBLIC's Admin
We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular
-
MUARA TEWEH, Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) set...
-
MUARA TEWEH, Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) set...
-
MUARATEWEH - Debit sungai barito diwilayah Kabupaten Barito Utara dan Kabupaten Murung Raya, selama tiga hari belakangan menampakan terjadi...
-
MUARATEWEH --MESKI gugatan ditolak PTUN Kalimatan Tengah, kubu pasangan bakal calon Aprian Noor-Abdul Hakim tidak menyerah. Melalui kuasa hu...
-
SUARAPUBLIC.COM - Ribuan pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil di Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu (15/12/2010) besok dipastikan akan memadati...
Top News
-
SAMPIT - Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, kemaren, atas nama Presiden Republik Indonesia Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), ...
-
Lingkungan kotor akibat sampah di Jakarta Utara Tarakan - Perlu ada pengendalian transportasi untuk meminimalisir pengaruh lingkungan te...
-
Oleh : Ahmad Fajar Qomarudin اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ أَعْلَمُ ...
-
Palembang – Misteri kematian wartawan Sriwijaya Post (Sripo) Arsep Pajario (40) terungkap. Nyawanya dihabisi ternyata dengan cara lehernya ...
-
PNS Kalteng (web) Suarapublic.co.cc, Palangkaraya - Pemprov Kalimantan Tengah kembali melakukan rekrutmen calon pegawai negeri sipil bagi m...
Pilihan
-
MUARATEWEH - Debit sungai barito diwilayah Kabupaten Barito Utara dan Kabupaten Murung Raya, selama tiga hari belakangan menampakan terjadi...
-
Jln Rusak Parah di Kabupaten Kayong Utara Kalimantan Barat (VIVAnews) Kayong Utara – Proyek Penyediaan Air Baku Sungai Meledang terendus be...
-
PNS Kalteng (web) Suarapublic.co.cc, Palangkaraya - Pemprov Kalimantan Tengah kembali melakukan rekrutmen calon pegawai negeri sipil bagi m...
-
Demosntrasi di ibukota Mesir, Kairo (AP Photo) London - Demo mengecam pemerintahan Mesir meluas ke London, Inggris. Tak kurang dari seratus...
-
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi), serius memantau penggunaan dana desa, dimana total alokasinya di 2017 mencapai Rp 60 triliun. Sela...







Tidak ada komentar: