(SUARAPUBLIC)-Keluargnya nama Hadi Soelilo sebagai salah satu kandidat balon Walikota Banjarbaru dari Partai Golkar ternyata mempersempit peluangnya maju menjadi peserta Pilwakot Banjarbaru dari Partai PDIP. Pasanya PDIP bakal mencoret namanya karena diangap tak serius ikut perahu mereka.
"Kami mencari orang yang serius. Untuk apa kami mempertahankan orang yang tak serius karena akibatnya akan patal bagi perjuangan kader memenangkannya pada Pilwakot Banjarbaru nanti," ucap Joko Triono, Ketua DPC PDIP Banjarbaru.
Sebagaimana diketahui, sebelumnya Hadi maju ikut penjaringan lewat koalisi PKS-PKB. Agar dukungan tercipta dukungan kuat dari partai, Hadi pun melamar lewat perahu PDIP. Entah apa pertimbangannya, kemudian Hadi ikut melamar penjaringan dilakukan Partai Golkar.
Ini keputusan cukup berani. Pasalnya, tanpa dukungan partai lain, PDIP Banjarbaru sudah bisa mengusung satu pasang bakal calon pada Pilwakot Banjarbaru yang dipastikan digelar Juni mendatang. Ini bonus karena PDIP punya lima kursi di DPRD Banjarbaru.
Uniknya, meski belum pasti ikut perahu Golkar, Hadi berani menyatakan mundur dari perahu PDIP. Memang cuma dinyatakan lewat lisan, tapi karena PDIP menganggap dia tak serius, hal itu dianggap sah sebagai pernyataan pengunduran diri Hadi dari perahu PDIP.
"Pekan lalu Hadi Soesilo menyampaikan kepada kami akan maju lewat partai lain. Kami sudah putuskan untuk mencalonkan jago sendiri, sehingga Hadi kami anggap pernyataan pengunduran diri," imbuh Joko.
Poros Barito
Technology
KRIMINALITAS
ANTI KORUPTOR
Sports
POROS KALTENG
SUARA PUBLIC's Admin
We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular
-
JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad mengisyaratkan menerapkan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terhadap ter...
-
SUARAPUBLIC.COM – Bukan main! Terdakwa Bahasyim Assifie pernah membuka 17 rekening sejak tahun 2004 hingga 2010 untuk menyimpan harta kekay...
-
BOGOR - Kasus menghilangnya Briptu Rany Indah Yuni Nugraeni, anggota Polwan Polres Mojokerto, kini mulai menemui titik terang. Setelah diny...
-
SUARAPUBLIC - Wali Kota Banjarmasin Yudi Wahyuni terlibat kasus dugaan korupsi sebesar Rp52 miliar sepanjang 2005 hingga 2009. Anggota Dewa...
-
SUARAPUBLIC.COM - Bupati Nunukan Abdul Hafid Ahmad dilaporkan ke komisi pemberantasan korupsi (KPK) oleh seorang warga, Abdul Wahab Kiak. K...
Top News
-
SAMPIT - Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, kemaren, atas nama Presiden Republik Indonesia Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), ...
-
Lingkungan kotor akibat sampah di Jakarta Utara Tarakan - Perlu ada pengendalian transportasi untuk meminimalisir pengaruh lingkungan te...
-
Oleh : Ahmad Fajar Qomarudin اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ أَعْلَمُ ...
-
Palembang – Misteri kematian wartawan Sriwijaya Post (Sripo) Arsep Pajario (40) terungkap. Nyawanya dihabisi ternyata dengan cara lehernya ...
-
PNS Kalteng (web) Suarapublic.co.cc, Palangkaraya - Pemprov Kalimantan Tengah kembali melakukan rekrutmen calon pegawai negeri sipil bagi m...
Pilihan
-
BATAM - Perusahaan galangan kapal, PT Drydocks di Tanjung Uncang, Jumat (14/1/2011) kemaren, kedatangan tamu istimewa dari Komisi IV DPRD K...
-
BELAWAN - Sedikitnya 1.415 karton minuman mengandung etil alkohol (MMEA) atau miras impor ilegal disita aparat Kanwil DJBC I Sumut dari a...
-
MUARA TEWEH - Spektakuler!. Penampilan grup band Noah di stadion Swakarya Muara Teweh, Sabtu (9/4) malam, benar-benar memukau. Tak kurang 2...
-
JAKARTA — Wakil Ketua MPR Hajriyanto Y Thohari menyampaikan bahwa almarhum Taufiq Kiemas pernah berpesan agar Ketua MPR tidak dipilih mel...
-
JAKARTA - Setelah dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus tindak pencucian uang untuk tersangka Luth...






Tidak ada komentar: