SUARAPUBLIC.COM - Jaksa Agung Basrief Arief membenarkan, adanya pencopotan tiga kepala kejaksaan negeri (kajari) dari jabatan strukturalnya, karena melakukan pelanggaran berat.
Tiga kajari tersebut adalah Kajari Gunung Sugih (Lampung) Alviand Deswaldy, Kajari Arga Makmur (Bengkulu) Djamin Susanto, dan Kajari Majalengka Maizan Jafrie. Pencopotan dilakukan salah satunya, karena ada yang melakukan nikah siri.
"Memang mereka kami copot dari jabatan struktural dengan surat keputusan itu tanggal 9 Desember. Itu sudah kami terbitkan satu surat putusannya," kata Jaksa Agung Basrief Arief, Jumat (10/12/2010) di Kejaksaan Agung, Jakarta.
Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Marwan Effendy mengungkapkan, ketiganya dicopot lantaran telah melakukan pelanggaran berat. Kajari Majalengka, misalnya, dicopot karena melakukan nikah siri tanpa seizin istrinya. "Kalau kawin siri aja langsung dicopot," ujar Marwan.
Selanjutnya, Kajari Gunung Sugi dicopot lantaran bersikap arogan dan mencampuri urusan perdata yang bukan merupakan kewenangan jaksa sebagai penyelenggara negara. Sementara Kajari Arga Makmur dicopot karena tidak melaksanakan pengawasan melekat (waskat) dari Kejaksaan Agung.
Selain itu, Kajari Arga Makmur juga melakukan pemaksaan kepada pemda untuk diberikan mobil dinas. Marwan mengatakan, pencopotan dilakukan untuk memberikan pelajaran bagi jaksa-jaksa agar tidak melakukan perbuatan yang sama dan untuk memberikan efek jera daya tangkal.(*)
Poros Barito
Technology
KRIMINALITAS
ANTI KORUPTOR
Sports
POROS KALTENG
SUARA PUBLIC's Admin
We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular
-
SUARAPUBLIC.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi disarankan mengambil alih penyidikan kasus korupsi penggunaan dana hasil penjualan saham PT ...
-
Bandung - Kebijakan baru soal penerbangan tanah air mulai tegas diberlakukan Dirjen Perhubungan Udara. Maskapai penerbangan yang dengan sen...
-
SUARAPUBLIC.COM - Banjir di wilayah Kabupaten Bandung terus meluas akibat hujan deras yang turun sejak sore hari kemarin. Hujan tersebut me...
-
Austria - Wakil rakyat ternyata banyak yang belum siap ilmu pengetahuan. Hanya untuk mempersiapkan RUU Perumahan, 13 anggota DPR RI lintas ...
-
MUARA TEWEH – Sejak tahun 2010, Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Barut) telah mengusulkan ke Pemerintah Pusat agar Panglima Batur menjadi ...
Top News
-
SAMPIT - Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, kemaren, atas nama Presiden Republik Indonesia Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), ...
-
Lingkungan kotor akibat sampah di Jakarta Utara Tarakan - Perlu ada pengendalian transportasi untuk meminimalisir pengaruh lingkungan te...
-
Oleh : Ahmad Fajar Qomarudin اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ أَعْلَمُ ...
-
Palembang – Misteri kematian wartawan Sriwijaya Post (Sripo) Arsep Pajario (40) terungkap. Nyawanya dihabisi ternyata dengan cara lehernya ...
-
PNS Kalteng (web) Suarapublic.co.cc, Palangkaraya - Pemprov Kalimantan Tengah kembali melakukan rekrutmen calon pegawai negeri sipil bagi m...
Pilihan
-
MUARA TEWEH – Sejak tahun 2010, Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Barut) telah mengusulkan ke Pemerintah Pusat agar Panglima Batur menjadi ...
-
Mas Achmad Santosa Terdakwa mafia pajak Gayus HP Tambunan diduga sering mendapatkan perlakuan khusus di Rutan Mako Brimob. Karena ...
-
JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad mengisyaratkan menerapkan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terhadap ter...
-
SUARAPUBLIC.COM – Bukan main! Terdakwa Bahasyim Assifie pernah membuka 17 rekening sejak tahun 2004 hingga 2010 untuk menyimpan harta kekay...
-
Muara Teweh (Antara Kalteng) - Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah H Tajeri melapor ke Polres atas penagihan pajak bumi d...







Tidak ada komentar: