JAKARTA - Bank Indonesia (BI) akan menaikkan plafon nilai kasus mediasi perbankan menjadi maksimal Rp2 miliar dari semula Rp500 juta. Nilai tersebut akan disesuaikan dengan tingkat penjaminan wajar Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS).
Purwantari Budiman, Direktur Direktorat Investigasi dan Mediasi Perbankan BI, mengutarakan saat ini fasilitas mediasi bagi pengaduan nasabah terhadap bank masih terbatas di bawah Rp500 juta.
Namun, sambungnya, seiring dengan perkembangan industri perbankan dan tingkat pengaduan nasabah, tengah dikaji untuk meningkatkannya menjadi Rp2 miliar.
"Kami akan mengikuti penjaminan oleh LPS. Karena jika kita lihat awalnya, mediasi BI ini dikhususkan kepada nasabah UKM, tetapi belakangan justru sudah meningkat kemampuannya, sehingga kami akan mengkaji proses mediasi dengan dana mencapai Rp1 miliar hingga Rp2 miliar," ujarnya tadi malam.
Mediasi yang difasilitasi Bank Indonesia ini tertuang dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) nomor 10/1/2008 tentang Mediasi Perbankan, di mana menjelaskan mengenai penyelesaian sengketa perbankan dengan cara yang sederhana, murah, dan cepat untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi pada bank.
Selain itu, hasil mediasi yang merupakan kesepakatan antara nasabah dan bank dipandang merupakan bentuk penyelesaian permasalahan yang efektif karena kepentingan nasabah maupun reputasi bank bisa dijaga. sumber : bisnis.com
Poros Barito
Technology
KRIMINALITAS
ANTI KORUPTOR
Sports
POROS KALTENG
Home
»
breakingnews
»
ekonomibisnis
»
INVESTASI
» Plafon nilai kasus mediasi perbankan akan dinaikkan maksimal Rp2 miliar
SUARA PUBLIC's Admin
We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular
-
SUARAPUBLIC – DPD Partai Golkar Kalimantan Selatan seretak melakukan penjaringan bakal calon kepala daerah yang akan diusung pada Pilkada t...
-
SUARAPUBLIC.COM - Dua foto resmi yang menandai pertunangan Pangeran William dari Inggris dengan Kate Middleton dirilis Minggu (12/12/2010)....
-
BALIKPAPAN - Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, akan akan jadi saksi kehebatan tempur TNI Angkatan Udara (TNI AU). Prajurit...
-
Poto AFP Stockholm - Teror bom terhadap pesawat kembali terjadi. Kali ini pihak Polisi Swedia harus mengeluarkan seorang penumpang pria ka...
-
BALIKPAPAN -Direktur PT Badak LNG Nanang Untung mengatakan pada tahun 2010 ini akan mengistirahatkan satu pabrik pengolahan gas. Sementara u...
Top News
-
SAMPIT - Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, kemaren, atas nama Presiden Republik Indonesia Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), ...
-
Lingkungan kotor akibat sampah di Jakarta Utara Tarakan - Perlu ada pengendalian transportasi untuk meminimalisir pengaruh lingkungan te...
-
Oleh : Ahmad Fajar Qomarudin اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ أَعْلَمُ ...
-
Palembang – Misteri kematian wartawan Sriwijaya Post (Sripo) Arsep Pajario (40) terungkap. Nyawanya dihabisi ternyata dengan cara lehernya ...
-
PNS Kalteng (web) Suarapublic.co.cc, Palangkaraya - Pemprov Kalimantan Tengah kembali melakukan rekrutmen calon pegawai negeri sipil bagi m...
Pilihan
-
SUARAPUBLIC.COM – Pagi ini, seluruh penukung Tim Nasional Indonesia bangun dan teringat kekalahan atas Malaysia tadi malam (26/12/2010). St...
-
SUARAPUBLIC.COM - Dua WNI menjadi korban tewas dari tenggelamnya kapal nelayan berbendera Korea Selatan di Kutub Selatan, Senin (13/12/2010...
-
SUARAPUBLIC.COM – Sampai minggu pertama Desember 2010, penyaluran kredit perbankan mencapai Rp263,67 triliun atau tumbuh 18,44% (year to da...
-
SUARAPUBLIC.COM - PM Thailand Abhisit Vejjajiva mengatakan, dia tidak dapat mengkonfirmasikan laporan dari luar negeri, seputar kepemilikan...
-
SUARAPUBLIC.COM - Toyota Motor Corp mengumumkan akan meningkatkan kapasitas produksi di Thailand hingga 20 persen pada pertengahan 2011. Ek...







Tidak ada komentar: