Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

POLITIKAL NEWS

Poros Barito

Technology

KRIMINALITAS

ANTI KORUPTOR

Sports

POROS KALTENG

Pole Beruntun Pedrosa Berbonus Rekor

BARCELONA - Potensi kejutan cukup besar terjadi di MotoGP Catalunya petang ini. Barisan start terdepan tak lagi didominasi tiga pembalap teratas di klasemen sementara, Dani Pedrosa dan Marc Marquez (Repsol Honda) serta Jorge Lorenzo (Yamaha Factory). Nama Cal Crutchlow (Yamaha Tech 3) start pada posisi kedua di belakang Pedrosa yang meraih pole.

Pedrosa tampil begitu dominan di sesi kualifikasi yang berlangsung di Sirkuit Barcelona kemarin (15/6). Dia menghapus keraguan setelah di sesi latihan Jumat (14/6) selalu kalah cepat oleh duo Yamaha Factory Lorenzo dan Valentino Rossi. Sejak awal sesi kualifikasi pembalap asal Spanyol itu tampil sebagai yang tercepat, disertai beberapa kali perbaikan waktu.

Lebih impresif lagi, Pedrosa mengukir namanya sebagai pencipta rekor di Sirkuit Barcelona. Dengan catatan waktu 1 menit 40,893 detik, dia melampaui rekor yang diciptakan mantan juara dunia MotoGP Casey Stoner pada edisi 2008. Tidak tanggung-tanggung, rekor baru Pedrosa itu lebih cepat 0,3 detik.

Catatan waktu Pedrosa tersebut nyaris tak menghadapi ancaman. Kendati waktu sesi kualifikasi masih panjang, catatan para rivalnya tak sampai 0,7 detik lebih lambat. Bahkan, Crutchlow dan Lorenzo yang bersaing ketat untuk posisi kedua baru bisa mendekati catatan waktu tersebut di akhir sesi.

"Saya masih memperkirakan balapan yang ketat. Yamaha menunjukkan bahwa mereka cepat sejak latihan, tapi hari ini ada masalah kecil. Kami telah melakukan pekerjaan hebat, terutama pada setting ban. Saya merasa nyaman, tapi balapan adalah momen yang berbeda," ujar Pedrosa kepada situs resmi MotoGP.

Pole tersebut merupakan yang kedua secara beruntun bagi Pedrosa. Itu menjadi modal besar baginya untuk meraih hasil positif pada balapan yang ke-200 dalam karirnya di grand prix balap motor. Di MotoGP Italia yang berlangsung di Sirkuit Mugello 2 Juni lalu, Pedrosa mengawali lomba dari depan, namun akhirnya hanya menjadi runner-up di belakang Lorenzo.


Hasil Kualifikasi MotoGP Catalunya

1. Dani Pedrosa, Repsol Honda 1 menit 40,893 detik

2. Cal Crutchlow, Yamaha Tech 3 +0,608

3. Jorge Lorenzo, Yamaha Factory +0,673

4. Alvaro Bautista, Honda Gresini +0,821

5. Nicky Hayden, Ducati +0,907

6. Marc Marquez, Repsol Honda +0,949

7. Valentino Rossi, Yamaha Factory +1,066

8. Andrea Iannone, Pramac Ducati +1,070

9. Andrea Dovizioso, Ducati +1,160

10. Stefan Bradl, LCR Honda +1,197

11. Bradley Smith, Yamaha Tech 3 +1,655

12. Aleix Espargaro, ART/Aprilia +1,985

13. Randy de Puniet, ART/Aprilia +2,293

14. Michele Pirro, Pramac Ducati +2,437

15. Hector Barbera, FTR/Kawasaki +2,766

16. Colin Edwards, FTR/Kawasaki +3,090

17. Karel Abraham, ART/Aprilia +3,469

18. Danilo Petrucci, Ioda-Suter +3,476

19. Claudio Corti, FTR/Kawasaki +3,710

20. Michael Laverty, PBM/Aprilia +3,737

21. Yonny Hernandez, ART/Aprilia +4,020

22. Bryan Staring, FTR/Honda +4,548

23. Lukas Pesek, Ioda-Suter/BMW +5,409

24. Javier del Amor, FTR/Kawasaki +8,059

Dani Pedrosa Menangi Spanyol Grand Prix


JEREZ - Dani Pedrosa memenangi balapan MotoGP pertamanya musim ini, memimpin 1-2 Honda finish dengan Marc Marquez di Spanyol Grand Prix, Minggu.

The Marquez 20-tahun pindah ke puncak klasemen dengan 61 poin setelah tiga balapan. Pedrosa memiliki 58, satu poin di atas juara dunia Jorge Lorenzo.

Pedrosa menyelesaikan 27 lap dari mil 2.74 Sirkuit Jerez dengan relatif mudah setelah memimpin dari pole-sitter Lorenzo untuk selamanya dengan melewati dia di kurva dalam selama putaran keenam.

Lorenzo menahan Marquez sampai tikungan terakhir saat pendatang baru mencicit dengan dengan tempat kedua setelah pengendara terbentur. Itu Pedrosa MotoGP 23 menang karir.

Sumber: ESPN

Fiat Tak 'Ngekor' Valentino Rossi ke Ducati

SUARAPUBLIC.com - Spekulasi yang menyebutkan Fiat akan mengikuti jejak Valentino Rossi bergabung Ducati meleset. Terbukti, dalam acara peluncuran Ducati Desmosedici GP11, Rabu (12/1/11) malam waktu Italia, tulisan Fiat di Body tunggangan baru Rossi itu tak terlihat.

Artinya Fiat, yang sudah ikut menyokong Yamaha dari 2007-2010, ternyata memilih menghilang dari ajang MotoGP. Sejauh ini belum ada penjelasan apakah Fiat ada niat kembali menjadi salah satu sponsor pada kelas paling bergengsi itu.

Sementara dari kubu Yamaha, belum ada pernyataan resmi siapa yang bakal jadi sponsor mereka pada musim 2011, pasca hengkangnya Fiat. Tim produk Jepang itu ikut meramaikan persaingan musim 2011 dengan mengandalkan sang juara bertahan Jorge Lorenzo, serta mantan juara dunia Superbike, Ben Spies.

Seperti diketahui, dugaan Fiat akan mengikuti jejak Rossi bergabung bersama Ducati mengalir setelah mereka membuat sebuah pengumuman mengejutkan, dengan memutuskan meninggalkan Yamaha di MotoGP.

Fiat Tak 'Ngekor' Valentino Rossi ke Ducati

SUARAPUBLIC.com - Spekulasi yang menyebutkan Fiat akan mengikuti jejak Valentino Rossi bergabung Ducati meleset. Terbukti, dalam acara peluncuran Ducati Desmosedici GP11, Rabu (12/1/11) malam waktu Italia, tulisan Fiat di Body tunggangan baru Rossi itu tak terlihat.

Artinya Fiat, yang sudah ikut menyokong Yamaha dari 2007-2010, ternyata memilih menghilang dari ajang MotoGP. Sejauh ini belum ada penjelasan apakah Fiat ada niat kembali menjadi salah satu sponsor pada kelas paling bergengsi itu.

Sementara dari kubu Yamaha, belum ada pernyataan resmi siapa yang bakal jadi sponsor mereka pada musim 2011, pasca hengkangnya Fiat. Tim produk Jepang itu ikut meramaikan persaingan musim 2011 dengan mengandalkan sang juara bertahan Jorge Lorenzo, serta mantan juara dunia Superbike, Ben Spies.

Seperti diketahui, dugaan Fiat akan mengikuti jejak Rossi bergabung bersama Ducati mengalir setelah mereka membuat sebuah pengumuman mengejutkan, dengan memutuskan meninggalkan Yamaha di MotoGP.

Rossi Belum Fit di MotoGP 2011 di Qatar

MADONNA DI CIMPIGLIO - Bagi anda penggemar Valentino Rossi, seperti harus bersabar untuk menyaksikan rider anda naik podium dalam laga perdana MotoGP di Qatar. Sebab kondisi awak Rosi masih belum fit dalam tes pertamana nanti.

"Saya belum fit pada tes pertama MotoGP 2011 di Qatar," kata Rossi, disela pengenalan kostum Rossi bersama ducati di MotoGP 2011 mendatang. Rossi sendiri tampil dengan wajah baru.

Bersama Ducati, The Doctor memiliki kostum anyar. Berdasarkan rilis Ducati Corse dalam event di Wrooom Ducati Press Ski Meeting, juara dunia tujuh kali MotoGP tersebut akan tampil dengan warna merah, putih, hitam plus kuning.

Lalu kemudian, apa tanggapan Rossi mengenai tunggangan barunya itu? "Motor Desmosedici sangat berbeda," ucap Rossi singkat.

Memang, sejak memutuskan bergabung dengan Ducati, manajemen Yamaha memang melarang Rossi untuk berbicara mengenai Desmosedici. Kini, untuk pertama kali, The Doctor membahas Desmosedici dalam sebuah acara tradisional Ducati.

"Ducati sangat berbeda dengan semua motor yang ada. Itu merupakan sebuah motor prototype yang sangat tepat. Konsepnya juga sangat berbeda dengan kebanyakan motor Jepang," kata Rossi, seperti dilaporkan MotoGP.com, Rabu (12/1).

Bila ingin menguasai lajunya kecepatan Ducati Desmosedici, Anda harus memiliki gaya sedikit ‘kotor’. "Itu untuk bisa mengendalikan Desmosedici,” lanjut pembalap kelahiran Italia dalam jumpa pers yang berlangsung Madonna di Cimpliglio.

Rossi Belum Fit di MotoGP 2011 di Qatar

MADONNA DI CIMPIGLIO - Bagi anda penggemar Valentino Rossi, seperti harus bersabar untuk menyaksikan rider anda naik podium dalam laga perdana MotoGP di Qatar. Sebab kondisi awak Rosi masih belum fit dalam tes pertamana nanti.

"Saya belum fit pada tes pertama MotoGP 2011 di Qatar," kata Rossi, disela pengenalan kostum Rossi bersama ducati di MotoGP 2011 mendatang. Rossi sendiri tampil dengan wajah baru.

Bersama Ducati, The Doctor memiliki kostum anyar. Berdasarkan rilis Ducati Corse dalam event di Wrooom Ducati Press Ski Meeting, juara dunia tujuh kali MotoGP tersebut akan tampil dengan warna merah, putih, hitam plus kuning.

Lalu kemudian, apa tanggapan Rossi mengenai tunggangan barunya itu? "Motor Desmosedici sangat berbeda," ucap Rossi singkat.

Memang, sejak memutuskan bergabung dengan Ducati, manajemen Yamaha memang melarang Rossi untuk berbicara mengenai Desmosedici. Kini, untuk pertama kali, The Doctor membahas Desmosedici dalam sebuah acara tradisional Ducati.

"Ducati sangat berbeda dengan semua motor yang ada. Itu merupakan sebuah motor prototype yang sangat tepat. Konsepnya juga sangat berbeda dengan kebanyakan motor Jepang," kata Rossi, seperti dilaporkan MotoGP.com, Rabu (12/1).

Bila ingin menguasai lajunya kecepatan Ducati Desmosedici, Anda harus memiliki gaya sedikit ‘kotor’. "Itu untuk bisa mengendalikan Desmosedici,” lanjut pembalap kelahiran Italia dalam jumpa pers yang berlangsung Madonna di Cimpliglio.

Khawatirkan Mesin Empat Silinder

VIENNA – Mantan pembalap Niki Lauda mengaku khawatir dengan suara mesin empat silinder, yang akan digunakan untuk Formula One (F1) 2013 mendatang.

Seperti diketahui, FIA sudah memutuskan untuk menggunakan mesin empat silinder di F1 2013 mendatang. Selain untuk lebih hemat, penggunaan mesin ini juga diharapkan dapat ramah lingkungan.

Munculnya keputusan ini menimbulkan pro dan kontra bagi para peserta F1, salah satu yang paling mengecam keputusan ini adalah kubu Presiden Ferrari, Luca di Montezemolo, yang mengaku kecewa dengan keputusan itu.

Kali ini, Lauda juga mengaku setuju dengan pendapat Montezemolo. “Saya khawatir dengan suara mesin empat silinder itu, yang mana selama ini Formula One sudah sangat unik,” demikian kata Lauda.

“Saya berharap suara mesin empat silinder tidak terlalu kecil ketimbang yang sebelumnya,” tandas pria kelahiran Austria tersebut kepada surat kabar Bild am Sonntag, Selasa (4/1/2011).

Khawatirkan Mesin Empat Silinder

VIENNA – Mantan pembalap Niki Lauda mengaku khawatir dengan suara mesin empat silinder, yang akan digunakan untuk Formula One (F1) 2013 mendatang.

Seperti diketahui, FIA sudah memutuskan untuk menggunakan mesin empat silinder di F1 2013 mendatang. Selain untuk lebih hemat, penggunaan mesin ini juga diharapkan dapat ramah lingkungan.

Munculnya keputusan ini menimbulkan pro dan kontra bagi para peserta F1, salah satu yang paling mengecam keputusan ini adalah kubu Presiden Ferrari, Luca di Montezemolo, yang mengaku kecewa dengan keputusan itu.

Kali ini, Lauda juga mengaku setuju dengan pendapat Montezemolo. “Saya khawatir dengan suara mesin empat silinder itu, yang mana selama ini Formula One sudah sangat unik,” demikian kata Lauda.

“Saya berharap suara mesin empat silinder tidak terlalu kecil ketimbang yang sebelumnya,” tandas pria kelahiran Austria tersebut kepada surat kabar Bild am Sonntag, Selasa (4/1/2011).

Stoner Ancaman Terbesar Ducati

Stoner bersama Honda dalam uji coba belum lama ini
Kepala Mekanik Ducati, Jeremy Burgess, menganggap Casey Stoner bersama Honda sebagai ancaman utama bagi Valentino Rossi di ajang MotoGP 2011. Burgess yang menjadi kunci sukses Rossi selama di Honda dan Yamaha menilai meski Stoner meraih hasil buruk bersama Ducati musim lalu, juara dunia MotoGP 2007 itu tetap menjadi ancaman utama Rossi.

Terlebih, Burgess yakin Honda akan tampil ngotot musim depan setelah tidak meraih gelar juara dunia sejak 2006. Itu terbukti dengan kompetitifnya skuad Honda yang terdiri dari Dani Pedrosa, Stoner, Andrea Dovizioso dan Marco Simoncelli.

"Kami (Ducati) tahu Casey sangat cepat dan Honda adalah motor yang bagus. Saya tahu Honda akan sangat menekan dan semua orang bisa lihat dari orang-orang yang mereka datangkan, tidak hanya dari sisi rider," ujar Burgess seperti dikutip motorcyclenews.com.

Meski menganggap Honda sebagai ancaman terbesar, namun Burgess juga mengkhawatirkan ancaman Yamaha.

"Saya pikir semua tim selain Yamaha mengharapkan perubahan musim depan. Saya pikir Yamaha dalam kondisi bagus. Ini adalah peluang bagus untuk perubahan dan mereka bagus dalam hal rider," kilah Burgess.

Stoner Ancaman Terbesar Ducati

Stoner bersama Honda dalam uji coba belum lama ini
Kepala Mekanik Ducati, Jeremy Burgess, menganggap Casey Stoner bersama Honda sebagai ancaman utama bagi Valentino Rossi di ajang MotoGP 2011. Burgess yang menjadi kunci sukses Rossi selama di Honda dan Yamaha menilai meski Stoner meraih hasil buruk bersama Ducati musim lalu, juara dunia MotoGP 2007 itu tetap menjadi ancaman utama Rossi.

Terlebih, Burgess yakin Honda akan tampil ngotot musim depan setelah tidak meraih gelar juara dunia sejak 2006. Itu terbukti dengan kompetitifnya skuad Honda yang terdiri dari Dani Pedrosa, Stoner, Andrea Dovizioso dan Marco Simoncelli.

"Kami (Ducati) tahu Casey sangat cepat dan Honda adalah motor yang bagus. Saya tahu Honda akan sangat menekan dan semua orang bisa lihat dari orang-orang yang mereka datangkan, tidak hanya dari sisi rider," ujar Burgess seperti dikutip motorcyclenews.com.

Meski menganggap Honda sebagai ancaman terbesar, namun Burgess juga mengkhawatirkan ancaman Yamaha.

"Saya pikir semua tim selain Yamaha mengharapkan perubahan musim depan. Saya pikir Yamaha dalam kondisi bagus. Ini adalah peluang bagus untuk perubahan dan mereka bagus dalam hal rider," kilah Burgess.

Wayne Gardner : "Jangan Lupakan Rossi"

SUARAPUBLIC.com — Berbagai kalangan pencinta balapan MotoGP memprediksi musim 2011 mendatang masih milik Lorenzo. Namun mantan juara dunia kelas 500 cc, Wayne Gardner, menilai sebuah kesalahan besar orang melupakan Valentino Rossi.

"Sebuah kesalahan besar jika orang sudah mencoret nama Valentino Rossi dari daftar calon juara dunia MotoGP 2011," katanya. Menurutnya penilaian orang tentang Rossi terasa lebih jika mengacu hasil uji coba pasca-musim di Valencia beberapa waktu lalu.

Memang, performa "The Doctor" dalam tes setelah seri terakhir di Valencia, awal November lalu, tak terlalu meyakinkan. Dalam debutnya bersama Ducati, juara dunia tujuh kali kelas premier tersebut hanya mampu berada di posisi 15 daftar waktu tercepat, dari total 17 pebalap.

Tak heran, banyak orang yang mulai meragukan kemampuan pebalap Italia tersebut, yang sedang dalam proses pemulihan cedera bahu pasca-operasi. Namun, tidak demikian bagi Gardner karena, menurutnya, perubahan waktu dan teknik akan membuat skuad Italia (pebalap dan tim) tersebut patut diperhitungkan.

"Tampaknya, semua orang melalui media Italia sudah mencoret Valentino Rossi untuk musim 2011," tulis Gardner di situs pribadinya, waynegardnerapproved.com.au.
"Kelihatannya, semua orang menilai bahwa perpindahannya (dari Yamaha ke Ducati) adalah perjudian yang salah, dan tahun depan akan menjadi musim yang mengecewakan.
Tetapi yakinlah kepada saya, tipe pemikiran seperti ini adalah sebuah kesalahan besar," timpalnya.

"Sementara banyak orang menaruh harapan besar terhadap Rossi agar langsung ngebut, saya malah tidak terkejut dengan apa yang diraih. Saya sudah pernah mengendarai mesin Ducati MotoGP pada waktu yang lalu dan tahu bahwa mereka memiliki motor yang sangat aneh. Mereka perlu waktu dan perlu sebuah teknik yang berbeda supaya bisa membalap dengan cepat."

"Mungkinkah Rossi terkejut dengan bagaimana rasa motor sampai dia akhirnya membuang kakinya ke atas? Mungkin saja, meskipun kami tidak tahu dengan pasti apa yang sebenarnya dia pikirkan. Namun, saya pikir ada sebuah kesempatan bagus bagi Vale sekarang, untuk bisa lebih baik dari kemampuan Casey (Stoner)."

"Akan tetapi, coba resapi kata-kataku ini: Rossi dan timnya akan membuat kemajuan penting. Semua orang cenderung melupakan dengan sangat cepat apa yang sudah dicapai dan bagaimana kualitasnya. Orang terlalu cepat menghapus peluangnya ketika Vale mungkin kesulitan dalam beberapa seri pertama karena waktu uji coba yang sedikit.

"Bagian yang krusial adalah bagaimana pabrik dengan cepat merespons kebutuhan Rossi. Saya yakin mereka sudah mempersiapkannya untuk aspek ini."

Gardner juga berkomentar tentang perseteruan Rossi-Yamaha terkait tes pascamusim balap. Menurutnya, jika Yamaha tak mau melepas Rossi untuk melakukan uji coba di Valencia pada awal November lalu, maka hal itu akan menyisakan sebuah persoalan yang cukup besar untuk musim 2011.

Sepanjang kariernya, Rossi lebih banyak memperkuat tim Jepang. Kali terakhir menunggang motor non-Jepang bagi Rossi terjadi ketika ia bergelut di kelas 250 cc pada tahun 1999, kala memperkuat Aprilia.

Kini, Rossi melakukan hal serupa, meskipun bersama Ducati. Bersama tim itu, dia akan melakukan tes tahap berikutnya di Sepang, Malaysia, awal Februari 2011.

Wayne Gardner : "Jangan Lupakan Rossi"

SUARAPUBLIC.com — Berbagai kalangan pencinta balapan MotoGP memprediksi musim 2011 mendatang masih milik Lorenzo. Namun mantan juara dunia kelas 500 cc, Wayne Gardner, menilai sebuah kesalahan besar orang melupakan Valentino Rossi.

"Sebuah kesalahan besar jika orang sudah mencoret nama Valentino Rossi dari daftar calon juara dunia MotoGP 2011," katanya. Menurutnya penilaian orang tentang Rossi terasa lebih jika mengacu hasil uji coba pasca-musim di Valencia beberapa waktu lalu.

Memang, performa "The Doctor" dalam tes setelah seri terakhir di Valencia, awal November lalu, tak terlalu meyakinkan. Dalam debutnya bersama Ducati, juara dunia tujuh kali kelas premier tersebut hanya mampu berada di posisi 15 daftar waktu tercepat, dari total 17 pebalap.

Tak heran, banyak orang yang mulai meragukan kemampuan pebalap Italia tersebut, yang sedang dalam proses pemulihan cedera bahu pasca-operasi. Namun, tidak demikian bagi Gardner karena, menurutnya, perubahan waktu dan teknik akan membuat skuad Italia (pebalap dan tim) tersebut patut diperhitungkan.

"Tampaknya, semua orang melalui media Italia sudah mencoret Valentino Rossi untuk musim 2011," tulis Gardner di situs pribadinya, waynegardnerapproved.com.au.
"Kelihatannya, semua orang menilai bahwa perpindahannya (dari Yamaha ke Ducati) adalah perjudian yang salah, dan tahun depan akan menjadi musim yang mengecewakan.
Tetapi yakinlah kepada saya, tipe pemikiran seperti ini adalah sebuah kesalahan besar," timpalnya.

"Sementara banyak orang menaruh harapan besar terhadap Rossi agar langsung ngebut, saya malah tidak terkejut dengan apa yang diraih. Saya sudah pernah mengendarai mesin Ducati MotoGP pada waktu yang lalu dan tahu bahwa mereka memiliki motor yang sangat aneh. Mereka perlu waktu dan perlu sebuah teknik yang berbeda supaya bisa membalap dengan cepat."

"Mungkinkah Rossi terkejut dengan bagaimana rasa motor sampai dia akhirnya membuang kakinya ke atas? Mungkin saja, meskipun kami tidak tahu dengan pasti apa yang sebenarnya dia pikirkan. Namun, saya pikir ada sebuah kesempatan bagus bagi Vale sekarang, untuk bisa lebih baik dari kemampuan Casey (Stoner)."

"Akan tetapi, coba resapi kata-kataku ini: Rossi dan timnya akan membuat kemajuan penting. Semua orang cenderung melupakan dengan sangat cepat apa yang sudah dicapai dan bagaimana kualitasnya. Orang terlalu cepat menghapus peluangnya ketika Vale mungkin kesulitan dalam beberapa seri pertama karena waktu uji coba yang sedikit.

"Bagian yang krusial adalah bagaimana pabrik dengan cepat merespons kebutuhan Rossi. Saya yakin mereka sudah mempersiapkannya untuk aspek ini."

Gardner juga berkomentar tentang perseteruan Rossi-Yamaha terkait tes pascamusim balap. Menurutnya, jika Yamaha tak mau melepas Rossi untuk melakukan uji coba di Valencia pada awal November lalu, maka hal itu akan menyisakan sebuah persoalan yang cukup besar untuk musim 2011.

Sepanjang kariernya, Rossi lebih banyak memperkuat tim Jepang. Kali terakhir menunggang motor non-Jepang bagi Rossi terjadi ketika ia bergelut di kelas 250 cc pada tahun 1999, kala memperkuat Aprilia.

Kini, Rossi melakukan hal serupa, meskipun bersama Ducati. Bersama tim itu, dia akan melakukan tes tahap berikutnya di Sepang, Malaysia, awal Februari 2011.

MUSIM PALING SERU

SUARAPUBLIC.COM - Diprediksi MotoGP musim 2011 akan menjadi musim paling terseru setelah terjadi perubahan komposisi pembalap. Meski demikian Lorenzo, Rossi, Pedrosa dan Stoner masih merupakan keempat nama yang tetap diperhitungkan bakal akan bersaing di deretan depan.

Selain empat pembalap teratas tersebut, Ben Spies (Yamaha/Amerika Serikat) dan Marco Simonchelli (Italia/Honda Gresini) juga diyakini bakal bias jadi perintang.

Spies menjadi rookie paling bersinar di musim 2010. Di musim 2011 pembalap berjuluk The Elbowz mentargetkan dapat meraih kemenangan, terlebih musim depan ia masuk jadi pembalap utama pabrikan Yamaha berduet dengan Lorenzo.

MUSIM PALING SERU

SUARAPUBLIC.COM - Diprediksi MotoGP musim 2011 akan menjadi musim paling terseru setelah terjadi perubahan komposisi pembalap. Meski demikian Lorenzo, Rossi, Pedrosa dan Stoner masih merupakan keempat nama yang tetap diperhitungkan bakal akan bersaing di deretan depan.

Selain empat pembalap teratas tersebut, Ben Spies (Yamaha/Amerika Serikat) dan Marco Simonchelli (Italia/Honda Gresini) juga diyakini bakal bias jadi perintang.

Spies menjadi rookie paling bersinar di musim 2010. Di musim 2011 pembalap berjuluk The Elbowz mentargetkan dapat meraih kemenangan, terlebih musim depan ia masuk jadi pembalap utama pabrikan Yamaha berduet dengan Lorenzo.

Kandidat Juara MotoGP 2011 Tetap Lorenzo

SUARAPUBLIC.COM – Rider Yamaha, Jorge Lorenzo tetap menjadi kandidat kuat juara MOTOGP 2011. Jawara Dunia MotoGP musim 2010 sebelumnya disangsikan mengulang sukses mengingat teman duetnya The Doctor Valentino Rossi sudah hijrah ke Ducati.

“Saya rasa Jorge akan menjadi ancaman terbesar kami (untuk meraih gelar) juga kontestan MotoGP di musim 2011,” terang Direktur HRC Shuhei Nakamoto seperti dirilis Motorcyclenews. Lorenzo kian bersinar hingga membikin cemas tim Honda. Ia dinilai bakal menjadi rintangan terberat bagi Honda untuk meraih gelar juara di musim depan.

Lorenzo di debutnya dua tahun silam, tampil menawan dengan finis keempat di akhir musim. Setahun berikutnya, pembalap bernomor motor 99 ini langsung jadi kompetitor utama Rossi sebelum akhirnya mengakhiri musim 2009 dengan finis sebagai runner-up.

Pada musim balapan 2010, Lorenzo mampu mendominasi hampir di tiap race hingga memastikan gelar juara dunia untuk kali pertama. Ia juga membuat catatan gemilang lainnya, menjadi Juara Dunia dengan rekor poin tertinggi (383 poin) juga tak pernah finis di luar posisi empat.

Selain Lorenzo, Nakamoto memprediksi Rossi dengan tim barunya Ducati pun tetap harus diwaspadai dengan cermat sebagai pesaing. Meski Rossi dari hasil tes bersama motor Desmosedici di Valencia November lalu, memperlihatkan hasil tak terlalu memuaskan .

“Rossi tetap harus diwaspadai khusus sebagai pesaing utama kami meraih gelar musim depan. Selain tentunya, Jorge akan menjadi pesaing utama. Tapi duet kami Dani Pedrosa dan Casey Stoner pun sudah siap untuk menghadapi mereka merebut juarai,” terang Nakamoto.

Kandidat Juara MotoGP 2011 Tetap Lorenzo

SUARAPUBLIC.COM – Rider Yamaha, Jorge Lorenzo tetap menjadi kandidat kuat juara MOTOGP 2011. Jawara Dunia MotoGP musim 2010 sebelumnya disangsikan mengulang sukses mengingat teman duetnya The Doctor Valentino Rossi sudah hijrah ke Ducati.

“Saya rasa Jorge akan menjadi ancaman terbesar kami (untuk meraih gelar) juga kontestan MotoGP di musim 2011,” terang Direktur HRC Shuhei Nakamoto seperti dirilis Motorcyclenews. Lorenzo kian bersinar hingga membikin cemas tim Honda. Ia dinilai bakal menjadi rintangan terberat bagi Honda untuk meraih gelar juara di musim depan.

Lorenzo di debutnya dua tahun silam, tampil menawan dengan finis keempat di akhir musim. Setahun berikutnya, pembalap bernomor motor 99 ini langsung jadi kompetitor utama Rossi sebelum akhirnya mengakhiri musim 2009 dengan finis sebagai runner-up.

Pada musim balapan 2010, Lorenzo mampu mendominasi hampir di tiap race hingga memastikan gelar juara dunia untuk kali pertama. Ia juga membuat catatan gemilang lainnya, menjadi Juara Dunia dengan rekor poin tertinggi (383 poin) juga tak pernah finis di luar posisi empat.

Selain Lorenzo, Nakamoto memprediksi Rossi dengan tim barunya Ducati pun tetap harus diwaspadai dengan cermat sebagai pesaing. Meski Rossi dari hasil tes bersama motor Desmosedici di Valencia November lalu, memperlihatkan hasil tak terlalu memuaskan .

“Rossi tetap harus diwaspadai khusus sebagai pesaing utama kami meraih gelar musim depan. Selain tentunya, Jorge akan menjadi pesaing utama. Tapi duet kami Dani Pedrosa dan Casey Stoner pun sudah siap untuk menghadapi mereka merebut juarai,” terang Nakamoto.

Pedrosa Akan Mati-matian

SUARAPUBLIC.COM - Siapa tidak kenal Dani Pedrosa. Di dunia racing sport MotoGP, Rider Honda itu dikenal dengan sebutan si cepat. Dia bahkan sering membuat keteter pesaingnya, meski akhirnya kerab terjatuh dilintasan.

Tahun balapan 2011 mendatang, Rider asal Spanyol itu berjanji akan tampil mati-ma­tian menghadapi lawan-lawannya. Dia mengaku cederanya sudah pulih total dan siap latihan Januari men­datang.

"Kondisi kami sudah kembali nor­mal, balapan 2011 adalah tan­tangan yang perlu di capai," kata Pedrosa seperti dilansir Chras­net.

Sebelumnya, kondisi Pedrosa sem­pat mengkhawatirkan, me­nyu­sul cedera patah tulang se­langka saat latihan di GP Motegi. Aki­batnya, impian untuk ber­saing dengan Jorge Lorenzo pun sirna.

Meskipun harus istirahat dan absen dalam lima seri, posisi Pe­drosa sebagai runner-up tak ter­go­yahkan. Pebalap Repsol Hon­da ini sempat tampil lagi di dua seri terakhir, tetapi pe­nam­pi­lan­nya tidak bisa maksimal karena faktor ketahanan tubuh.

Dari apa yang diperlihatkan, ada indikasi bahwa Pedrosa per­lu operasi lanjutan. Tetapi tim dokter memutuskan agar tindak itu tak perlu dilakukan. Pe­dro­sa sudah diberi tahu untuk bi­sa memulai program latihan pada bulan Januari nanti.

Kini Pedrosa memiliki waktu satu bulan untuk meningkatkan kondisi fisik, sebelum mengikuti tes resmi pada musim depan. Rencananya, tes perdana akan di­gelar pada 1-3 Februari 2011.

Pedrosa Akan Mati-matian

SUARAPUBLIC.COM - Siapa tidak kenal Dani Pedrosa. Di dunia racing sport MotoGP, Rider Honda itu dikenal dengan sebutan si cepat. Dia bahkan sering membuat keteter pesaingnya, meski akhirnya kerab terjatuh dilintasan.

Tahun balapan 2011 mendatang, Rider asal Spanyol itu berjanji akan tampil mati-ma­tian menghadapi lawan-lawannya. Dia mengaku cederanya sudah pulih total dan siap latihan Januari men­datang.

"Kondisi kami sudah kembali nor­mal, balapan 2011 adalah tan­tangan yang perlu di capai," kata Pedrosa seperti dilansir Chras­net.

Sebelumnya, kondisi Pedrosa sem­pat mengkhawatirkan, me­nyu­sul cedera patah tulang se­langka saat latihan di GP Motegi. Aki­batnya, impian untuk ber­saing dengan Jorge Lorenzo pun sirna.

Meskipun harus istirahat dan absen dalam lima seri, posisi Pe­drosa sebagai runner-up tak ter­go­yahkan. Pebalap Repsol Hon­da ini sempat tampil lagi di dua seri terakhir, tetapi pe­nam­pi­lan­nya tidak bisa maksimal karena faktor ketahanan tubuh.

Dari apa yang diperlihatkan, ada indikasi bahwa Pedrosa per­lu operasi lanjutan. Tetapi tim dokter memutuskan agar tindak itu tak perlu dilakukan. Pe­dro­sa sudah diberi tahu untuk bi­sa memulai program latihan pada bulan Januari nanti.

Kini Pedrosa memiliki waktu satu bulan untuk meningkatkan kondisi fisik, sebelum mengikuti tes resmi pada musim depan. Rencananya, tes perdana akan di­gelar pada 1-3 Februari 2011.

Ben Spies, Incar Juara MotoGP 2011

SUARAPUBLIC.COM - Persaingan antar rider pada MotoGP 2011 kian ketat. Masing-masing rider mengincar kemenangan penuh, termasuk Ben Spies.

Sang Rookie of the Year 2010, yang baru musim depan bergabung dengan tim pabrikan Yamaha itu memiliki satu tujuan utama pada musim balap 2011 mendatang, yaitu meraih kemenangan pertamanya di MotoGP.

"Tujuan utama pada balapan tahun depan akan melakukan apa yang belum pernah saya lakukan sebelumnya, dan memenangkan perlombaan," katanya, dikutip dari situs Cycle News.

"Ini adalah tahun pertama bagi saya dalam beberapa tahun terakhir, di mana saya bukan lagi sebagai remaja, pemula atau orang baru yang belajar trek ... Saya tidak punya alasan tahun depan, jadi kami harus meningkat secara pasti. "

Spies mengatakan, hal yang paling berkesan pada balapan musim 2010 lalu adalah di kala ia menempati pole position di depan publiknya sendiri di Indianapolis. Dia menyatakan, bahwa juara dunia dan rekan se-timnya, Jorge Lorenzo, sebagai orang yang harus dikalahkan..

"Orang yang paling berbahaya untuk tahun depan pasti Jorge," kata Spies, ditambahkannya, "saya pikir dia, Casey Stoner akan cepat dan Valentino Rossi memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan dengan Ducati, tapi aku gak bakal mau taruhan lawan dia. Ada 16 atau 17 orang yang cepat di luar sana, tapi saya akan mengatakan Jorge adalah yang pasti. Dia orang yang punya mata di punggungnya."

Spies, juara World Superbike 2009, menyadari kelemahan utamanya tahun ini adalah pada lap-lap awal lomba. dan akan berjanji memperbaikinya musim balap tahun depan.

Musim balap MotoGP 2012 akan menggunakan mesin dengan kapasitas yang semula 800cc menjadi 1000cc, kapasitas mesin yang akrab dengan Spies kala berkompetisi pada ajang Superbike.

Spies mengakhiri musim balap MotoGP World Championship 2010 di posisi ke-enam, dengan meraih dua kali podium bagi timnya, Monster Yamaha Tech 3. Tempatnya di Tech 3 untuk balapan musim depan akan diambilalih oleh pembalap Inggris, Cal Crutchlow.

Ben Spies, Incar Juara MotoGP 2011

SUARAPUBLIC.COM - Persaingan antar rider pada MotoGP 2011 kian ketat. Masing-masing rider mengincar kemenangan penuh, termasuk Ben Spies.

Sang Rookie of the Year 2010, yang baru musim depan bergabung dengan tim pabrikan Yamaha itu memiliki satu tujuan utama pada musim balap 2011 mendatang, yaitu meraih kemenangan pertamanya di MotoGP.

"Tujuan utama pada balapan tahun depan akan melakukan apa yang belum pernah saya lakukan sebelumnya, dan memenangkan perlombaan," katanya, dikutip dari situs Cycle News.

"Ini adalah tahun pertama bagi saya dalam beberapa tahun terakhir, di mana saya bukan lagi sebagai remaja, pemula atau orang baru yang belajar trek ... Saya tidak punya alasan tahun depan, jadi kami harus meningkat secara pasti. "

Spies mengatakan, hal yang paling berkesan pada balapan musim 2010 lalu adalah di kala ia menempati pole position di depan publiknya sendiri di Indianapolis. Dia menyatakan, bahwa juara dunia dan rekan se-timnya, Jorge Lorenzo, sebagai orang yang harus dikalahkan..

"Orang yang paling berbahaya untuk tahun depan pasti Jorge," kata Spies, ditambahkannya, "saya pikir dia, Casey Stoner akan cepat dan Valentino Rossi memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan dengan Ducati, tapi aku gak bakal mau taruhan lawan dia. Ada 16 atau 17 orang yang cepat di luar sana, tapi saya akan mengatakan Jorge adalah yang pasti. Dia orang yang punya mata di punggungnya."

Spies, juara World Superbike 2009, menyadari kelemahan utamanya tahun ini adalah pada lap-lap awal lomba. dan akan berjanji memperbaikinya musim balap tahun depan.

Musim balap MotoGP 2012 akan menggunakan mesin dengan kapasitas yang semula 800cc menjadi 1000cc, kapasitas mesin yang akrab dengan Spies kala berkompetisi pada ajang Superbike.

Spies mengakhiri musim balap MotoGP World Championship 2010 di posisi ke-enam, dengan meraih dua kali podium bagi timnya, Monster Yamaha Tech 3. Tempatnya di Tech 3 untuk balapan musim depan akan diambilalih oleh pembalap Inggris, Cal Crutchlow.