Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

POLITIKAL NEWS

Poros Barito

Technology

KRIMINALITAS

ANTI KORUPTOR

Sports

POROS KALTENG

Fiat Tak 'Ngekor' Valentino Rossi ke Ducati

SUARAPUBLIC.com - Spekulasi yang menyebutkan Fiat akan mengikuti jejak Valentino Rossi bergabung Ducati meleset. Terbukti, dalam acara peluncuran Ducati Desmosedici GP11, Rabu (12/1/11) malam waktu Italia, tulisan Fiat di Body tunggangan baru Rossi itu tak terlihat.

Artinya Fiat, yang sudah ikut menyokong Yamaha dari 2007-2010, ternyata memilih menghilang dari ajang MotoGP. Sejauh ini belum ada penjelasan apakah Fiat ada niat kembali menjadi salah satu sponsor pada kelas paling bergengsi itu.

Sementara dari kubu Yamaha, belum ada pernyataan resmi siapa yang bakal jadi sponsor mereka pada musim 2011, pasca hengkangnya Fiat. Tim produk Jepang itu ikut meramaikan persaingan musim 2011 dengan mengandalkan sang juara bertahan Jorge Lorenzo, serta mantan juara dunia Superbike, Ben Spies.

Seperti diketahui, dugaan Fiat akan mengikuti jejak Rossi bergabung bersama Ducati mengalir setelah mereka membuat sebuah pengumuman mengejutkan, dengan memutuskan meninggalkan Yamaha di MotoGP.

Fiat Tak 'Ngekor' Valentino Rossi ke Ducati

SUARAPUBLIC.com - Spekulasi yang menyebutkan Fiat akan mengikuti jejak Valentino Rossi bergabung Ducati meleset. Terbukti, dalam acara peluncuran Ducati Desmosedici GP11, Rabu (12/1/11) malam waktu Italia, tulisan Fiat di Body tunggangan baru Rossi itu tak terlihat.

Artinya Fiat, yang sudah ikut menyokong Yamaha dari 2007-2010, ternyata memilih menghilang dari ajang MotoGP. Sejauh ini belum ada penjelasan apakah Fiat ada niat kembali menjadi salah satu sponsor pada kelas paling bergengsi itu.

Sementara dari kubu Yamaha, belum ada pernyataan resmi siapa yang bakal jadi sponsor mereka pada musim 2011, pasca hengkangnya Fiat. Tim produk Jepang itu ikut meramaikan persaingan musim 2011 dengan mengandalkan sang juara bertahan Jorge Lorenzo, serta mantan juara dunia Superbike, Ben Spies.

Seperti diketahui, dugaan Fiat akan mengikuti jejak Rossi bergabung bersama Ducati mengalir setelah mereka membuat sebuah pengumuman mengejutkan, dengan memutuskan meninggalkan Yamaha di MotoGP.

Rossi Belum Fit di MotoGP 2011 di Qatar

MADONNA DI CIMPIGLIO - Bagi anda penggemar Valentino Rossi, seperti harus bersabar untuk menyaksikan rider anda naik podium dalam laga perdana MotoGP di Qatar. Sebab kondisi awak Rosi masih belum fit dalam tes pertamana nanti.

"Saya belum fit pada tes pertama MotoGP 2011 di Qatar," kata Rossi, disela pengenalan kostum Rossi bersama ducati di MotoGP 2011 mendatang. Rossi sendiri tampil dengan wajah baru.

Bersama Ducati, The Doctor memiliki kostum anyar. Berdasarkan rilis Ducati Corse dalam event di Wrooom Ducati Press Ski Meeting, juara dunia tujuh kali MotoGP tersebut akan tampil dengan warna merah, putih, hitam plus kuning.

Lalu kemudian, apa tanggapan Rossi mengenai tunggangan barunya itu? "Motor Desmosedici sangat berbeda," ucap Rossi singkat.

Memang, sejak memutuskan bergabung dengan Ducati, manajemen Yamaha memang melarang Rossi untuk berbicara mengenai Desmosedici. Kini, untuk pertama kali, The Doctor membahas Desmosedici dalam sebuah acara tradisional Ducati.

"Ducati sangat berbeda dengan semua motor yang ada. Itu merupakan sebuah motor prototype yang sangat tepat. Konsepnya juga sangat berbeda dengan kebanyakan motor Jepang," kata Rossi, seperti dilaporkan MotoGP.com, Rabu (12/1).

Bila ingin menguasai lajunya kecepatan Ducati Desmosedici, Anda harus memiliki gaya sedikit ‘kotor’. "Itu untuk bisa mengendalikan Desmosedici,” lanjut pembalap kelahiran Italia dalam jumpa pers yang berlangsung Madonna di Cimpliglio.

Rossi Belum Fit di MotoGP 2011 di Qatar

MADONNA DI CIMPIGLIO - Bagi anda penggemar Valentino Rossi, seperti harus bersabar untuk menyaksikan rider anda naik podium dalam laga perdana MotoGP di Qatar. Sebab kondisi awak Rosi masih belum fit dalam tes pertamana nanti.

"Saya belum fit pada tes pertama MotoGP 2011 di Qatar," kata Rossi, disela pengenalan kostum Rossi bersama ducati di MotoGP 2011 mendatang. Rossi sendiri tampil dengan wajah baru.

Bersama Ducati, The Doctor memiliki kostum anyar. Berdasarkan rilis Ducati Corse dalam event di Wrooom Ducati Press Ski Meeting, juara dunia tujuh kali MotoGP tersebut akan tampil dengan warna merah, putih, hitam plus kuning.

Lalu kemudian, apa tanggapan Rossi mengenai tunggangan barunya itu? "Motor Desmosedici sangat berbeda," ucap Rossi singkat.

Memang, sejak memutuskan bergabung dengan Ducati, manajemen Yamaha memang melarang Rossi untuk berbicara mengenai Desmosedici. Kini, untuk pertama kali, The Doctor membahas Desmosedici dalam sebuah acara tradisional Ducati.

"Ducati sangat berbeda dengan semua motor yang ada. Itu merupakan sebuah motor prototype yang sangat tepat. Konsepnya juga sangat berbeda dengan kebanyakan motor Jepang," kata Rossi, seperti dilaporkan MotoGP.com, Rabu (12/1).

Bila ingin menguasai lajunya kecepatan Ducati Desmosedici, Anda harus memiliki gaya sedikit ‘kotor’. "Itu untuk bisa mengendalikan Desmosedici,” lanjut pembalap kelahiran Italia dalam jumpa pers yang berlangsung Madonna di Cimpliglio.

Stoner Ancaman Terbesar Ducati

Stoner bersama Honda dalam uji coba belum lama ini
Kepala Mekanik Ducati, Jeremy Burgess, menganggap Casey Stoner bersama Honda sebagai ancaman utama bagi Valentino Rossi di ajang MotoGP 2011. Burgess yang menjadi kunci sukses Rossi selama di Honda dan Yamaha menilai meski Stoner meraih hasil buruk bersama Ducati musim lalu, juara dunia MotoGP 2007 itu tetap menjadi ancaman utama Rossi.

Terlebih, Burgess yakin Honda akan tampil ngotot musim depan setelah tidak meraih gelar juara dunia sejak 2006. Itu terbukti dengan kompetitifnya skuad Honda yang terdiri dari Dani Pedrosa, Stoner, Andrea Dovizioso dan Marco Simoncelli.

"Kami (Ducati) tahu Casey sangat cepat dan Honda adalah motor yang bagus. Saya tahu Honda akan sangat menekan dan semua orang bisa lihat dari orang-orang yang mereka datangkan, tidak hanya dari sisi rider," ujar Burgess seperti dikutip motorcyclenews.com.

Meski menganggap Honda sebagai ancaman terbesar, namun Burgess juga mengkhawatirkan ancaman Yamaha.

"Saya pikir semua tim selain Yamaha mengharapkan perubahan musim depan. Saya pikir Yamaha dalam kondisi bagus. Ini adalah peluang bagus untuk perubahan dan mereka bagus dalam hal rider," kilah Burgess.

Stoner Ancaman Terbesar Ducati

Stoner bersama Honda dalam uji coba belum lama ini
Kepala Mekanik Ducati, Jeremy Burgess, menganggap Casey Stoner bersama Honda sebagai ancaman utama bagi Valentino Rossi di ajang MotoGP 2011. Burgess yang menjadi kunci sukses Rossi selama di Honda dan Yamaha menilai meski Stoner meraih hasil buruk bersama Ducati musim lalu, juara dunia MotoGP 2007 itu tetap menjadi ancaman utama Rossi.

Terlebih, Burgess yakin Honda akan tampil ngotot musim depan setelah tidak meraih gelar juara dunia sejak 2006. Itu terbukti dengan kompetitifnya skuad Honda yang terdiri dari Dani Pedrosa, Stoner, Andrea Dovizioso dan Marco Simoncelli.

"Kami (Ducati) tahu Casey sangat cepat dan Honda adalah motor yang bagus. Saya tahu Honda akan sangat menekan dan semua orang bisa lihat dari orang-orang yang mereka datangkan, tidak hanya dari sisi rider," ujar Burgess seperti dikutip motorcyclenews.com.

Meski menganggap Honda sebagai ancaman terbesar, namun Burgess juga mengkhawatirkan ancaman Yamaha.

"Saya pikir semua tim selain Yamaha mengharapkan perubahan musim depan. Saya pikir Yamaha dalam kondisi bagus. Ini adalah peluang bagus untuk perubahan dan mereka bagus dalam hal rider," kilah Burgess.

Wayne Gardner : "Jangan Lupakan Rossi"

SUARAPUBLIC.com — Berbagai kalangan pencinta balapan MotoGP memprediksi musim 2011 mendatang masih milik Lorenzo. Namun mantan juara dunia kelas 500 cc, Wayne Gardner, menilai sebuah kesalahan besar orang melupakan Valentino Rossi.

"Sebuah kesalahan besar jika orang sudah mencoret nama Valentino Rossi dari daftar calon juara dunia MotoGP 2011," katanya. Menurutnya penilaian orang tentang Rossi terasa lebih jika mengacu hasil uji coba pasca-musim di Valencia beberapa waktu lalu.

Memang, performa "The Doctor" dalam tes setelah seri terakhir di Valencia, awal November lalu, tak terlalu meyakinkan. Dalam debutnya bersama Ducati, juara dunia tujuh kali kelas premier tersebut hanya mampu berada di posisi 15 daftar waktu tercepat, dari total 17 pebalap.

Tak heran, banyak orang yang mulai meragukan kemampuan pebalap Italia tersebut, yang sedang dalam proses pemulihan cedera bahu pasca-operasi. Namun, tidak demikian bagi Gardner karena, menurutnya, perubahan waktu dan teknik akan membuat skuad Italia (pebalap dan tim) tersebut patut diperhitungkan.

"Tampaknya, semua orang melalui media Italia sudah mencoret Valentino Rossi untuk musim 2011," tulis Gardner di situs pribadinya, waynegardnerapproved.com.au.
"Kelihatannya, semua orang menilai bahwa perpindahannya (dari Yamaha ke Ducati) adalah perjudian yang salah, dan tahun depan akan menjadi musim yang mengecewakan.
Tetapi yakinlah kepada saya, tipe pemikiran seperti ini adalah sebuah kesalahan besar," timpalnya.

"Sementara banyak orang menaruh harapan besar terhadap Rossi agar langsung ngebut, saya malah tidak terkejut dengan apa yang diraih. Saya sudah pernah mengendarai mesin Ducati MotoGP pada waktu yang lalu dan tahu bahwa mereka memiliki motor yang sangat aneh. Mereka perlu waktu dan perlu sebuah teknik yang berbeda supaya bisa membalap dengan cepat."

"Mungkinkah Rossi terkejut dengan bagaimana rasa motor sampai dia akhirnya membuang kakinya ke atas? Mungkin saja, meskipun kami tidak tahu dengan pasti apa yang sebenarnya dia pikirkan. Namun, saya pikir ada sebuah kesempatan bagus bagi Vale sekarang, untuk bisa lebih baik dari kemampuan Casey (Stoner)."

"Akan tetapi, coba resapi kata-kataku ini: Rossi dan timnya akan membuat kemajuan penting. Semua orang cenderung melupakan dengan sangat cepat apa yang sudah dicapai dan bagaimana kualitasnya. Orang terlalu cepat menghapus peluangnya ketika Vale mungkin kesulitan dalam beberapa seri pertama karena waktu uji coba yang sedikit.

"Bagian yang krusial adalah bagaimana pabrik dengan cepat merespons kebutuhan Rossi. Saya yakin mereka sudah mempersiapkannya untuk aspek ini."

Gardner juga berkomentar tentang perseteruan Rossi-Yamaha terkait tes pascamusim balap. Menurutnya, jika Yamaha tak mau melepas Rossi untuk melakukan uji coba di Valencia pada awal November lalu, maka hal itu akan menyisakan sebuah persoalan yang cukup besar untuk musim 2011.

Sepanjang kariernya, Rossi lebih banyak memperkuat tim Jepang. Kali terakhir menunggang motor non-Jepang bagi Rossi terjadi ketika ia bergelut di kelas 250 cc pada tahun 1999, kala memperkuat Aprilia.

Kini, Rossi melakukan hal serupa, meskipun bersama Ducati. Bersama tim itu, dia akan melakukan tes tahap berikutnya di Sepang, Malaysia, awal Februari 2011.

Wayne Gardner : "Jangan Lupakan Rossi"

SUARAPUBLIC.com — Berbagai kalangan pencinta balapan MotoGP memprediksi musim 2011 mendatang masih milik Lorenzo. Namun mantan juara dunia kelas 500 cc, Wayne Gardner, menilai sebuah kesalahan besar orang melupakan Valentino Rossi.

"Sebuah kesalahan besar jika orang sudah mencoret nama Valentino Rossi dari daftar calon juara dunia MotoGP 2011," katanya. Menurutnya penilaian orang tentang Rossi terasa lebih jika mengacu hasil uji coba pasca-musim di Valencia beberapa waktu lalu.

Memang, performa "The Doctor" dalam tes setelah seri terakhir di Valencia, awal November lalu, tak terlalu meyakinkan. Dalam debutnya bersama Ducati, juara dunia tujuh kali kelas premier tersebut hanya mampu berada di posisi 15 daftar waktu tercepat, dari total 17 pebalap.

Tak heran, banyak orang yang mulai meragukan kemampuan pebalap Italia tersebut, yang sedang dalam proses pemulihan cedera bahu pasca-operasi. Namun, tidak demikian bagi Gardner karena, menurutnya, perubahan waktu dan teknik akan membuat skuad Italia (pebalap dan tim) tersebut patut diperhitungkan.

"Tampaknya, semua orang melalui media Italia sudah mencoret Valentino Rossi untuk musim 2011," tulis Gardner di situs pribadinya, waynegardnerapproved.com.au.
"Kelihatannya, semua orang menilai bahwa perpindahannya (dari Yamaha ke Ducati) adalah perjudian yang salah, dan tahun depan akan menjadi musim yang mengecewakan.
Tetapi yakinlah kepada saya, tipe pemikiran seperti ini adalah sebuah kesalahan besar," timpalnya.

"Sementara banyak orang menaruh harapan besar terhadap Rossi agar langsung ngebut, saya malah tidak terkejut dengan apa yang diraih. Saya sudah pernah mengendarai mesin Ducati MotoGP pada waktu yang lalu dan tahu bahwa mereka memiliki motor yang sangat aneh. Mereka perlu waktu dan perlu sebuah teknik yang berbeda supaya bisa membalap dengan cepat."

"Mungkinkah Rossi terkejut dengan bagaimana rasa motor sampai dia akhirnya membuang kakinya ke atas? Mungkin saja, meskipun kami tidak tahu dengan pasti apa yang sebenarnya dia pikirkan. Namun, saya pikir ada sebuah kesempatan bagus bagi Vale sekarang, untuk bisa lebih baik dari kemampuan Casey (Stoner)."

"Akan tetapi, coba resapi kata-kataku ini: Rossi dan timnya akan membuat kemajuan penting. Semua orang cenderung melupakan dengan sangat cepat apa yang sudah dicapai dan bagaimana kualitasnya. Orang terlalu cepat menghapus peluangnya ketika Vale mungkin kesulitan dalam beberapa seri pertama karena waktu uji coba yang sedikit.

"Bagian yang krusial adalah bagaimana pabrik dengan cepat merespons kebutuhan Rossi. Saya yakin mereka sudah mempersiapkannya untuk aspek ini."

Gardner juga berkomentar tentang perseteruan Rossi-Yamaha terkait tes pascamusim balap. Menurutnya, jika Yamaha tak mau melepas Rossi untuk melakukan uji coba di Valencia pada awal November lalu, maka hal itu akan menyisakan sebuah persoalan yang cukup besar untuk musim 2011.

Sepanjang kariernya, Rossi lebih banyak memperkuat tim Jepang. Kali terakhir menunggang motor non-Jepang bagi Rossi terjadi ketika ia bergelut di kelas 250 cc pada tahun 1999, kala memperkuat Aprilia.

Kini, Rossi melakukan hal serupa, meskipun bersama Ducati. Bersama tim itu, dia akan melakukan tes tahap berikutnya di Sepang, Malaysia, awal Februari 2011.