MUARATEWEH - Perbuatan Ayu(25), bukan nama sebenarnya, semoga menjadi pelajaran berharga bagi ibu rumah tangga lainnya. Ulahnya, tak saja membuat suaminya menjadi seorang pembunuh. Lebih dari itu, masa depan buah hati mereka terancam tak wajar karena ayahnya yang menjadi tulang punggung keluarga harus mendekam dipenjara.
Kisah dramatis ini terungkap pada reka ulang pembunuhan digelar Mapolres Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalteng, Senin (15/11/2010) siang. Reka ulang sendiri terpaksa dilaksanakan disebuah rumah warga komplek Bundara Patung, Muara Teweh, karena Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Desa Benangin Kecamatan Teweh Timur dianggap jauh.
Reka ulang dipimpin langsung Kapolsek Teweh Timur AKP Adji dimulai dari awal kedatangan teman selikuh Ayu dirumah pribadi pelaku, di Benangin V. Sebelum kepergok pelaku, teman selingkuh Ayu yang menjadi korban pembunuhan itu terlebih dahulu mendapat kontak via ponsel dari istri pelaku yang mengabarkan bila malam itu suaminya tidak tidur dirumah karena harus menunggu ladang.
Singkat cerita tibalah teman selingkuhan istri pelaku ke rumah mereka. Sebelum di bunuh, korban sekaligus pelaku penyelingkuh istri orang sempat beradegan layak sensor dengan istri pelaku. Malam itu hari pelaku tidak enak sehingga pada dini hari memutuskan pulang kerumah. Pelaku terkejut ternyata didepan rumah mereka ada sebuah kendaraan seseorang yang cukup dikenalnya. Orang itu memang sebelum kejadian dikabarkan ada fair dengan Ayu, yang kisahnya sudah sampai juga ke telinga pelaku.
Pelaku masuk rumah terlebih dahulu dengan cara mengetuk pintu. Rumah terbuka pelaku tak langsung menanyakan orang didalam bersama istrinya. Tapi langsung mengambil anaknya untuk diungsikan ke rumah tetangganya. Sebelum meninggalkan rumah, pelaku terlebih dahulu mengunci rumah agar korban dan istrinya tidak kabur dari kamar tidur mereka. Sesampai kembalinya ke rumah, pelaku lantas memanggil lelaki selingkuhan istri untuk keluar. Pintu rumah kembali dikunci pelaku agar istrinya tidak mengikuti kemana dia membawa korban.
Terungkap pula dalam adegan reka ulang itu, bila sebelum membunuh korban, terlebih dahulu terjadi baku hantam antara keduanya. Pelaku terdesak karena musuhnya memang punya perawakan lebih besar dibanding dirinya. Ditengah desakan korban, pelaku kemudian mengambil sebilah tukul yang memang sudah diselipkan dipinggangnya sebelum berangkat mengajak korban menjauh dari rumah mereka.
Korban tak berdaya dan diduga meninggal ditempat setelah satu pukulan keras tukul pelaku telak bersarang dikepalanya. Kepala korban hampir berlobang sehingga mengucurkan darah tak sedikit. Dalam kepanikannya melaihat kondiri korban, pelaku lantas menenggelamkan jasad korban di sungai setempat (sungai teweh). Tubuh korban di beri pemberat agar tak mudah mengapung sekaligus untuk memastikan agar korban tewas.
Menurut penyidik kepolisian yang menggelar reka ulang kejadian pembunuhan di Desa Benangin itu, pelaku bernama Nandai. Pelaku mempunyai pekerjaan sebagai peladang. Korban memiliki seorang anak lelaki umur kurang lebih 4 tahun dengan istrinya itu.
Seperti diketahui, Sabtu (16/10) pagi lalu, seorang lelaki ditemukan tewas di pedalaman Sungai Teweh, Kecamatan Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Mayat lelaki itu ditemukan warga Desa Benangin V, saat mengapung di Sungai Teweh (anak Sungai Barito). Saat pertama kali ditemukan, tubuh korban diberi pemberat berupa dua karung berisi batu koral.
Diketahui identitasnya bernama Antonius Acong (38). Dia merupakan seorang perangkat desa dari di Kampung Tanah Mea Kecamatan Siluq Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur.
Penemuan mayat mengapung yang kala itu memang diduga tewas dibunuh itu membuat geger warga setempat yang daerahnya berbatasan dengan Kabupaten Kutai Barat, Kaltim itu.
Nandai(35) diketahui menghabisi nyawa teman selikuh istrinya setelah penyidik Polsek Teweh Timur berhasil membujuk istri pelaku, berawal dari drama perselingkuhan Ayu dengan korban. Istri pelaku juga sempat ditakui dengan arwah korban, sehingga tak berselang lama setelah menunjukan siapa pelaku pembunuhan itu, polisi pun menciduk pelaku di rumahnya.
Poros Barito
Technology
KRIMINALITAS
ANTI KORUPTOR
Sports
POROS KALTENG
SUARA PUBLIC's Admin
We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular
-
JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad mengisyaratkan menerapkan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terhadap ter...
-
SUARAPUBLIC.COM – Bukan main! Terdakwa Bahasyim Assifie pernah membuka 17 rekening sejak tahun 2004 hingga 2010 untuk menyimpan harta kekay...
-
BOGOR - Kasus menghilangnya Briptu Rany Indah Yuni Nugraeni, anggota Polwan Polres Mojokerto, kini mulai menemui titik terang. Setelah diny...
-
SUARAPUBLIC.COM - Bupati Nunukan Abdul Hafid Ahmad dilaporkan ke komisi pemberantasan korupsi (KPK) oleh seorang warga, Abdul Wahab Kiak. K...
-
Mas Achmad Santosa Terdakwa mafia pajak Gayus HP Tambunan diduga sering mendapatkan perlakuan khusus di Rutan Mako Brimob. Karena ...
Top News
-
SAMPIT - Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, kemaren, atas nama Presiden Republik Indonesia Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), ...
-
Lingkungan kotor akibat sampah di Jakarta Utara Tarakan - Perlu ada pengendalian transportasi untuk meminimalisir pengaruh lingkungan te...
-
Oleh : Ahmad Fajar Qomarudin اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ أَعْلَمُ ...
-
Palembang – Misteri kematian wartawan Sriwijaya Post (Sripo) Arsep Pajario (40) terungkap. Nyawanya dihabisi ternyata dengan cara lehernya ...
-
PNS Kalteng (web) Suarapublic.co.cc, Palangkaraya - Pemprov Kalimantan Tengah kembali melakukan rekrutmen calon pegawai negeri sipil bagi m...
Pilihan
-
BATAM - Perusahaan galangan kapal, PT Drydocks di Tanjung Uncang, Jumat (14/1/2011) kemaren, kedatangan tamu istimewa dari Komisi IV DPRD K...
-
BELAWAN - Sedikitnya 1.415 karton minuman mengandung etil alkohol (MMEA) atau miras impor ilegal disita aparat Kanwil DJBC I Sumut dari a...
-
JAKARTA - Setelah dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus tindak pencucian uang untuk tersangka Luth...
-
JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad mengisyaratkan menerapkan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terhadap ter...
-
MUARA TEWEH - Spektakuler!. Penampilan grup band Noah di stadion Swakarya Muara Teweh, Sabtu (9/4) malam, benar-benar memukau. Tak kurang 2...






Tidak ada komentar: